Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 22:39 WIB

Kinerja Usaha Mikro Kabupaten Garut Capai Rp1,7 T

Kamis, 24 Mei 2018 | 14:06 WIB

Berita Terkait

Kinerja Usaha Mikro Kabupaten Garut Capai Rp1,7 T
(Foto: inilahcom/Dok)

INILAHCOM, Garut - Kabupaten Garut, Jawa Barat memiliki jumlah usaha mikro yang cukup banyak mencapai53.431 unit.

Omzet yang diperoleh usaha mikro tersebut hinggaRp1,79 triliun pada 2017 naik dartahun sebelumnya yang mencapai Rp1,56 triliun.

Capaian kinerja usaha mikro tersebut diakuiKepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, Eko Yuliantoberkat berbagai program yang digulirkan Kemenkop UKM. "Pencapaian omzet berasal dari usaha mikro saja, di luar usaha skala menengah. Dalam statistik ekonomi Garut ini sebesar 97 persen adalah usaha mikro," kata Eko Yulianto, Selasa (22/5/2018).

Eko mengungkapkan perkembangan usaha mikro dan usaha menengah juga terus menunjukan kemajuan yang relatif cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini. Bahkan, usaha mikro mampu menyerap 374.017 orang tenaga kerja.

Sejumlah program Kemenkop UKM yang disebutnya mendongkrak omzet usaha mikro, antara lain program Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang mampu memberikan kemudahan dan payung hukum bagi pelaku usaha, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Wirausaha Pemula (WP), serta Program Koperasi Pemula (KP).

Dengan program IUMK yang terus dijalankan, maka pelaku usaha mampu mengakses pembiayaan dari perbankan.

"Program IUMK dari Kementerian Koperasi dan UKM dan dijalankan di daerah ini sangat membantu usaha mikro. Mereka bisa mengajukan KUR dan pembiayaan atau permodalan lainnya," ujarnya.

Eko Yulianto mengatakan, serapan KUR Kabupaten Garut pada 2017 mencapai Rp 480 miliar dan pada tahun ini diperkiraan akan semakin tinggi penyerapannya.

Di samping itu, Eko mengatakan, peran dan kegiatan usaha koperasi terus s ditingkatkan ke depan. Pada tahun lalu, sedikitnya 20 koperasi baru sudah terbentuk. Pihaknya berharap kualitas koperasi dapat meningkat dan harus didorong melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) meski ada kendala jarak dan tempat yang berjauhan.

Saat ini, UKM di Kabupaten Garut terus bergeliat dengan produk olahan makanan seperti dodol dan kue tradisional yang terkenal dengan sebutan kue bangket, juga varian daru kulit semacam jaket, tas, dompet, sepatu dan banyak varian serta kreativitas lainnya.

Komentar

x