Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Juni 2018 | 04:16 WIB
 

Menunggu Tiga Gebrakan Perry Warjiyo di BI

Oleh : - | Kamis, 24 Mei 2018 | 14:55 WIB
Menunggu Tiga Gebrakan Perry Warjiyo di BI
Gubernur Bank Indonesia (BI) anyar Perry Warjiyo

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) anyar Perry Warjiyo, menyampaikan tiga hal utama yang bakal dijalankannya. Apa saja?

Pertama, Perry akan membawa BI secara penuh menjalankan mandat sebagai penjaga stabilitas perekonomian nasional. "Secara khusus menjaga stabilitas inflasi dan nilai tukar rupiah, saya akan tetap mendukung upaya pertumbuhan, saya adalah pro stability dan pro growth," ujar Perry usai pelantikan di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Perry menjelaskan, untuk menjalankan pro stability dan pro growth, terdapat lima instrumen yang diprioritaskan untuk mendukung dua kebijakan tersebut. Namun, satu prioritas akan dijadikan fokus untuk jaga stabilitas. "Satu instrumen kami akan otoritaskan untuk jaga stabilitas. Tapi kami ada empat instrumen untuk pro growth," ungkap Perry.

Empat instrumen tersebut, lanjut Perry, pertama adalah relaksasi kebijakan makro prudensial dan juga mendorong sektor perumahan. Ini, sambung Perry merupakan kebijakan makroprudensial untuk pro growth. "Kedua, percepat pendalaman pasar keuangan. Khususnya pembiayaan infrastruktur," katanya.

Penerbitan ini, menurut Perry, akan lebih banyak sekuritas untuk mendapatkan insentif guna menyalurkan pembiayaan infrastruktur. "Ini akan koordinasi dengan OJK dan Kemenkeu," tambah Perry.

Ketiga, kebijakan sistem pembayaran untuk mendukung keuangan digital nasional. Sistem pembayaran ini merupakan elektronifikasi sistem seperti bansos dan fintech. "Kami BI, prioritaskan pro stability dan pro growth. Jadi satu untuk pro stability, empat untuk pro growth," urainya

Keempat memperkuat akselarasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dan pengembangan industri halal. "Pengembangan keuangan sektor syariah maupun pengembangan riset edukasi maupun juga bagaimana kampanye gaya hidup halal." Ulas Perry.

Poin kedua, Perry sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo berdiskusi masalah perkonomi. Dia menyampaikan, BI sepakat dengan pemerintah untuk memperkuat koordinasi, demi penguatan stabilitas dan mendorong pertumbuhan.

"Bank Indonesia memperkuat stabilitas mendorong pertumbuhan, kooridansi fiskal dan moneter jelas bagaimana fiskal dan moneter bisa menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan," jelasnya

Dan selanjutnya hal yang ketiga Priortas Bank Indonesia, dalam jangka akan menstabilkan nilai tukar rupiah menjadi hal yang prioritas, "nilai tukar rupiah yang sejak Februari tertekan lebih banyak faktor karena faktor eksternal, kondisi ekonomi domestik kita cukup baik inflasi tidak lebih dari 3,5 perden," kata Perry.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menyambut baik terpilihnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI anyar. Darmin menyebut sosok Perry sebagai Gubernur BI dengan paket komplit.

Pasalnya, Perry adalah pejabat karir dan orang dalam di BI. Dengan demikian, Darmin menemukan Perry sangat cocok untuk menjadi orang nomor satu di bank sentral Indonesia. "Yang Telah Lama Gubernur BI Itu orang luar. Saat ini menariknya gubernurnya orang dalam dan misi karir, "katanya.

Tak hanya itu, mantan Deputi Gubernur BI tersebut juga memiliki latar belakang pendidikan di bidang moneter. Perry juga tidak hanya uang orang, tetapi dia juga memiliki informasi tentang Usaha Kecil Menengah (UKM). [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x