Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 05:52 WIB
 

Anak Buah Jonan Godok ICP 'Zaman Now' Setara Brent

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 26 Mei 2018 | 02:29 WIB
Anak Buah Jonan Godok ICP 'Zaman Now' Setara Brent
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menentukan formula harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).

Nantinya, bisa mendekati harga minyak dunia jenis Brent."Formulasinya bed brant, plus minus alfa, nah alfanya itu kami buat sedemikian rupa, nilainya 1/2 sampai 1 dollar saja," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Djoko Siswanto di kantornya, Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Menurut Djoko, formula ini akan lebih menguntungkan Indonesia. Sebab formula lama menimbulkan selisih harga
hingga US$8. Sedangkan formula baru selisihnya sangat minimalis. "Dulu rangenya bisa sampai 8 dolar AS. (Bukan plus minus, malah) Kebanyakan minus," kata dia.

Dengan selisih yang semakin kecil, kata dia, pemerintah akan dapat beberapa keuntungan. Pertama adalah eksplotasi akan semakin bergairah.

Kemudian, penerimaan negara bisa bertambah dan tambahan itu bisa digunakan untuk meningkatkan subsidi. "(Dengan selisih lebih rendah bisa sesuaikan) Harga pasar, supaya penerimaan negara meningkat. Kalau penerimaan negara meningkat kegiatan eksplorasi juga akan meningkat," kata Djoko.

Meningkatkan ICP ini, kata Djoko, tidak akan menjadi masalah baru untuk subsidi. Sebab, dengan ICP yang meningkat, penerimaan uang juga meningkat. "Kan dapat duit ada. Itu kan dapat duit buat rakyat, supaya harganya tetap. Hebat engga? Hebat," ujar dia.

Adapun formula ini masih dalam tahap pembahasan. Bila disetujui, formula ini bakal diberlakukan pada Juli 2018. "Nanti kami bahas dulu, kami laporkan ke pimpinan, pimpinan setuju kami jalankan," kata dia.

Penetapan formula ICP juga diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 23 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penetapan Metodologi dan Formula Harga Minyak Mentah Indonesia. Dalam aturan itu tim harga minyak Indonesia wajib mengevaluasi formula ICP secara berkala sekurang-kurangnya satu kali setahun. [ipe]

Komentar

x