Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 17:20 WIB

Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Hadir di Bali

Oleh : - | Sabtu, 26 Mei 2018 | 10:31 WIB
Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Hadir di Bali
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Denpasar - Toko Tani Indonesia Center (TTIC) yang berperan memotong mata rantai distribusi pangan dari produsen ke konsumen kian bertambah. Salah satunya TTIC Bali yang baru saja di launching Gubernur Bali Made MangkuPastika, Jumat (25/5/2018) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan di Denpasar.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi dalam sambutannya mengatakan, peresmianTTIC ini juga telah dilaksanakan di delapan provinsi lainnya berkat sinergitas di pusat dan daerah untuk mewujudkan stabilitas harga dan pasokan pangan, terutama pada masa Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). "Tahun 2017 jelang HBKN, tidak terjadi gejolak harga, kami berharap 2018 ini pun demikian," tegasnya.

Lebih lanjut Agung menuturkan, TTIC di setiap provinsi ini merupakan ibu dari TTIyang memiliki peran mengembangkan TTI lebih banyak lagi. Menurutnya,TTIC juga merupakan sarana bagi Gapoktan/supplier/produsen pangan pokok dan strategis untuk memasarkan komoditas pangan.

"Harapansaya TTIC ini dapat menjadi distribution centre, yakni pusat distribusi yang akan mensuplai TTI di seluruh Bali, dan ke depan harus dikembangkan dengan e-commerce" jelasnya.

Gubernur Bali Made Mangku Pastikamenyambut baik pengembangan TTI melalui e-commerce, karena lebih efisien. "Jika dipasarkan melalui e-commerce, akan memangkas ongkos distribusi dan transaksi" katanya.

Made meminta kepada jajarannya untuk segera merealisasikan pemasaran TTIC berbasis e-commerce secepatnya.Dan, jika diperlukan TTIdapat kerjasama dengan Perusda. "Jika masyarakat bisa membeli beras di harga 8.800, inflasi pasti turun, karena harga beras paling menentukan angka inflasi" tegasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, petani untung, konsumen untung dan bisa meningkatkan kesejahteraan serta otomatis mengurangi kemiskinan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Mardiana mengungkapkan, saat ini jumlah TTI di Provinsi Bali sebanyak60 unit tersebar di 6 kabupaten yaitu di Tabanan, Jembrana, Buleleng, Karangasem, Badung dan Gianyar.

Dalam kesempatan yang sama Pengurus Gapoktan Subak BengkelPande Putu Widya Paramartayang merupakan salah satu Gapoktan menyuplai ke TTIC di Denpasar mengakui, program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui TTI memberi semangat petani di daerahnya terus menanam, karena serapan gabah menjadi lebih cepat dan akses pasar terbuka. [*]

Komentar

x