Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:34 WIB

Tahan Suku Bunga

OJK Instruksikan Bank Kencangkan Ikat Pinggang

Oleh : - | Senin, 28 Mei 2018 | 18:27 WIB
OJK Instruksikan Bank Kencangkan Ikat Pinggang
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) minta industri perbankan penuhi janji, tingkatkan efisiensi operasional. agar suku bunga kredit tak perlu segera dikerek.

"Perbankan memiliki ruang untuk meminimalkan dampak langsung daripada nasabah sehingga nasabah atau debitur tidak terlalu berat," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Wimboh meminta perbankan untuk melipatgandakan upaya efisiensinya agar biaya dana (cost of fund) bisa ditekan. Hal itu terkait sinyalemen Bank Indonesia masih membuka ruang untuk menaikkan kembali suku bunga acuan (7-Day Reverse Repo Rate) pada Rapat Dewan Gubernur tambahan pada Rabu (30/5/2018). "Maka itu, harus optimalkan teknologi perbankan, salah satunya dengan layanan bank nirkantor (branchless banking)," kata Wimboh.

Selain bunga acuan, faktor yang bisa mengerek suku bunga di perbankan adalah kondisi likuiditas yang ketat.

Wimboh mengklaim likuiditas perbankan masih sangat longgar hingga April 2018 sehingga tidak ada alasan perbankan menaikkan suku bunga dana untuk menghimpun pendanaan yang melimpah. Lazimnya, jika suku bunga dana naik, perbankan akan mengompensasi biaya dana yang timbul dengan menaikkan suku bunga kredit. "Ekses likuiditas hingga April 2018 masih sangat banyak, sebesar Rp618 triliun," katanya.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) perbankan tumbuh 8,06% (yoy) per April 2018. Adapun rata-rata suku bunga kredit perbankan hingga Maret 2018 sebesar 11,18%, sedangkan suku bunga simpanan perbankan dengan tenor 3,6,12 bulan, masing-masing sebesar 5,88%, 6,29%, dan 6,46%.[tar]

Komentar

x