Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 17:34 WIB

Tahun Politik, Basuki Buka Rusun Ponpes di Madiun

Rabu, 30 Mei 2018 | 05:09 WIB

Berita Terkait

Tahun Politik, Basuki Buka Rusun Ponpes di Madiun
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Madiun - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meresmikan rumah susun (rusun) di Ponpes Al Falah Yayasan Pendidikan Islam Al Hikam, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (29/5/2018).

"Pondok pesantren sebagai salah satu tempat pengembangan karakter bangsa, makanya harus `di-support`, untuk persatuan, untuk membangun karakter, sehingga Pancasila ada di situ," ujar Basuki.

Ia menjelaskan, pembangunan dan peresmian rusun tersebut, merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap pengembangan sarana pendidikan sebagai pusat pembentukan karakter bangsa.

Pembangunan rusun itu juga merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam membangun dan meningkatkan mutu sumber daya manusia, di samping infrastruktur.

Kata Basuki, rusun tidak hanya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga untuk santri di pondok pesantren. Adapun rusun di pondok pesantren dibangun dengan model mirip barak. Bangunan tersebut dilengkapi dengan fasilitas kamar tidur, meja belajar, lemari, listrik, dan air bersih sehingga penerima langsung dapat memanfaatkannya. "Diharapkan, dengan fasilitas tersebut para santri dapat merasa nyaman selama menempuh pendidikan di pondok," kata Basuki.

Sejak 2017 hingga kini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun 315 rusun di ponpes yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia. Khusus Jawa Timur, dibangun di 45 ponpes, termasuk Kabupaten Madiun.

Rusun di Ponpes Al Falah di Desa Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibangun di atas lahan 495 meter-persegi, dengan alokasi dana Rp7 miliar. Pembagunan dimulai pada 2017 dengan total waktu 275 hari.

Dalam peresmian rusun tersebut, selain Basuki ditemani Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan sejumlah pejabat dari Kementerian PUPR. [tar]


Komentar

Embed Widget
x