Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 02:34 WIB

Dilarang Kecewa, Penguatan Rupiah Hanya Sementara

Oleh : M Fadil Djaelani | Rabu, 30 Mei 2018 | 13:09 WIB

Berita Terkait

Dilarang Kecewa, Penguatan Rupiah Hanya Sementara
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Penguatan nilai tukar rupiah diprediksi bersifat sementara. Ekonom INDEF, Bhima Yudhistira Adhinegara memprediksi rupiah bertahan di Rp13.900-Rp14.000 sepanjang hari ini.

"Rupiah kemungkinan akan bertahan di Rp13.900-Rp14.000 hari ini setelah sebelumnya pelaku pasar telah melakukan price in," kata Bhima kepada INILAHCOM, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Bhima menyebut faktor global bisa jadi penghambat laju penguatan rupiah salah satunya karena instabilitas politik dan ancaman krisis keuangan di Italia, selain Italia ada Turki dan Argentina yang dikhawatirkan memicu krisis sistemik global.

"Negosiasi AS dan China belum menemui titik terang dan berpotensi melanjutkan trade war serta keputusan OPEC yang berpengaruh ke harga harga komoditas. Sampai pekan depan rupiah dan mata uang di Asia masih mixed," katanya.

Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) mulai menunjukan keperkasaanya, pada Senin lalu (28/5/2018) sentimen eksternal berhasil membawa rupiah turun ke bawah Rp14.000, bahkan kemarin dolar AS berada di Rp13.985, mulai meninggalkan level Rp14.000-an yang bertahan cukup lama.

Namun saat hari ini, Rabu (30/5/2018) nilai tukar dolar AS terhadap rupiah kembali naik ke level Rp14.000. Mengutip data perdagangan Reuters, pagi ini dolar AS berada di level Rp14.045. Naik dari posisi kemarin di level Rp13.985.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, penguatan rupiah yang sempat terjadi lantaran kelanjutan efek rilis notulensi rapat FOMC yang kurang menguntungkan bagi dolar AS. "Itu karena The Fed terlihat belum berencana menaikkan suku bunga acuan yang lebih agresif," kata Reny kepada INILAHCOM di Jakarta.

Selain itu kata Reny, pasar keuangan AS tengah libur merayakan Memorial Day Akibatnya, aktivitas perdagangan minim. Apalagi, belum ada data ekonomi baru yang penting. Diperkirakan rupiah bakal menguat dan bergerak di rentang Rp13.940Rp14.000 per dollar AS pada hari ini. [ipe]

Komentar

x