Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 16:28 WIB

Bos DPR: Pasar Murah dan Bazaar Celah Potensi UMKM

Oleh : - | Senin, 4 Juni 2018 | 14:48 WIB
Bos DPR: Pasar Murah dan Bazaar Celah Potensi UMKM
Ketua DPR Bambang Soesatyo - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Memiliki peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi rakyat, usaha mikro kecil menengah (UMKM) masih saja diremehkan.

Ketua DPR Bambang Soesatyo mendorong pengusaha UMKM bisa terus berinovasi dan memanfaatkan berbagai momentum, termasuk menginisiasi pasar murah dan bazaar untuk memasarkan produknya.

Bambang menceritakan, saat krisis ekonomi 1998, sektor UMKM terbukti mampu bertahan dari terpaan badai ekonomi itu. Demikian pula ketika terjadi fenomena perlambatan ekonomi pada 2015,

Ketua DPR yang akrab disapa Bamsoet ini, mengemukakan sektor UMKM tetap mampu bertahan dan menjalankan aktivitas ekonominya dengan baik. Sayangnya peran UMKM masih sering dianggap remeh dan dipandang sebelah mata.

"Sebagai salah satu langkah nyata mendorong bangkit, maju, dan tumbuhnya UMKM, DPR RI bekerjasama dengan Persatuan Istri Anggota (PIA) menggandeng UMKM menyelenggarakan Pasar Murah dan Bazar dengan mengambil tema Magnifecent Ramadhan," kata Bamsoet saat membuka Pasar Murah dan Bazar di Gedung Nusantara V DPR, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Selain sebagai ajang memasarkan produknya, pasar murah dan bazar, dinilai Bamsoet, dapat dijadikan wadah promosi oleh para pengusaha UMKM untuk menunjukkan hasil karyanya yang berkualitas dan tidak kalah dengan produk impor.

"Saya berharap kesempatan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Para pengusaha UMKM bisa semakin mengenalkan produknya kepada kalangan yang lebih luas dan membuka jaringan usaha yang baru. Kita semua juga perlu terus mendukung UMKM agar tetap dapat berproduksi dan bahkan meningkatkan produksinya dengan cara menggunakan berbagai produk UMKM tersebut dalam kehidupan sehari-hari," papar Bamsoet.

Politisi Golkar ini meyakinkan, DPR akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM, baik melalui penyediaan anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR), bantuan dana bergulir, peningkatan akses pemasaran maupun dengan program-program pelatihan.

Namun para pelaku usaha diminta juga harus kreatif mengembangkan usahanya, terutama dalam pemasaran di era Revolusi Industri 4.0, di mana internet memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat.

"Selain melakukan pemasaran secara konvensional, UMKM juga harus memasarkan produknya secara online. Jika ini dilakukan, saya yakin hasilnya akan dahsyat. Peluang untuk bekerja sama dengan berbagai marketplace seperti tokopedia, bukalapak, blibli, shopee dan lainnya sangat terbuka," papar Bamsoet.

Terkait diadakannya pasar murah dan bazaar di lingkungan DPR, Bamsoet mengungkapkan kegiatan ini memberi dampak positif bagi mereka yang beraktifitas di lingkungan DPR dan masyarakat.

"Terselenggaranya kegiatan pasar murah dan bazar dari tanggal 4-6 Juni 2018 akan membuat gedung rakyat semakin diramaikan dengan aktivitas ekonomi antara para pedagang dengan para pengunjung yang ingin berbelanja memenuhi kebutuhan pokoknya. Dari mulai sembako rumah tangga, pakaian kerja, batik, aneka kue, sampai kebutuhan alat rumah tangga lainnya," papar Bamsoet.

Dalam acara tersebut, Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini secara simbolik juga memberikan paket sembako untuk dua puluh orang lebih pekerja di lingkungan DPR RI maupun di lingkungan sekitar DPR RI, antara lain office boy, cleaning service, petugas keamanan, sampai kalangan wartawan.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPR Fadli Zon; Ketua PIA DPR, Lenny Bambang Soesatyo; Wakil Ketua PIA DPR, Grace Fadli Zon; Ketua Panitia Pasar Murah dan Bazar, Latifah Abdul Somad; Sekjen DPR, Indra Iskandar dan jajarannya, serta masyarakat sekitar di lingkungan DPR. [tar]

Tags

Komentar

x