Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Juni 2018 | 04:02 WIB
 

BI: Rupiah Boleh Jumpalitan, Inflasi Tetap Anteng

Oleh : - | Selasa, 5 Juni 2018 | 02:19 WIB
BI: Rupiah Boleh Jumpalitan, Inflasi Tetap Anteng
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyebut bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hampir tidak memberikan efek kepada inflasi Mei 2018.

"Ini bukti bahwa pass through dampak perlemahan nilai tukar ke inflasi, kecil sekali," kata Perry di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Perry mengatakan, inflasi Mei 2018, tidak mendapatkan pengaruh yang cukup berarti dari pelemahan rupiah terhadap dolar AS sebagai akibat tekanan eksternal.

Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah ini, menjelaskan, inflasi yang terkendali sepanjang Mei yang bersamaan dengan Bulan Ramadan, buah dari koordinasi yang baik antara pemerintah dengan bank sentral. Sehingga harga pangan di daerah bisa terjaga stabil.

Sekedar mengingatkan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto, menyebut inflasi Mei 2018 sebesar 0,21% merupakan capaian yang cukup positif. Diharapkan, sepanjang Ramadan hingga Lebaran (Syawal), harga barang tetap terkendali.

Kecuk mengatakan, faktor depresiasi kurs rupiah terhadap dolar AS, terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadao inflasi. Di mana, inflasi inti relatif terjaga stabil di kisaran 0,21%.

"Biasanya depresiasi berpengaruh kalau terjadi lama, paling lama setahun dan depresiasinya dalam. Kalau dilihat disini depresiasinya tidak dalam," kata Kecuk.

BPS mencatat, inflasi Mei 2018 disumbangkan kenaikan harga komoditas pangan seperti daging ayam ras, telur ayam ras, ikan segar, dan bawang merah.

Faktor lain yang menjadi penyebab inflasi adalah kenaikan tarif angkutan udara, maupun harga baju muslim wanita yang mengalami peningkatan permintaan menjelang Lebaran.

Meski demikian, terdapat kelompok bahan makanan yang mengalami penurunan harga dan ikut menekan inflasi pada Mei adalah cabai merah, bawang putih, beras dan cabai rawit.

Untuk periode Mei, BPS juga mencatat inflasi inti 0,21%, inflasi harga diatur pemerintah (Administered Price) sebesar 0,27%, dan inflasi harga bergejolak (Volatile Food) sebesar 0,19%. [tar]


Komentar

 
x