Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 17:18 WIB

Presiden Kagumi Terminal Baru Bandara Ahmad Yani

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 8 Juni 2018 | 00:15 WIB
Presiden Kagumi Terminal Baru Bandara Ahmad Yani
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Semarang - Presiden Joko Widodo kaget dengan cepatnya pembangunan pembangunan Bandara Ahmad Yani dari target bulan Desember tahun ini.

Walaupun menurut Jokowi, runway bandara di Jawa Tengah ini masih kurang panjang. Jadi ada target untuk ditambah menjadi 3.000 meter dari sekarang 2.500 meter. Tujuannya supaya memenuhi standar internasional.

"Jadi saya minta paling lambat akhir tahun depan itu sudah tambah jadi 3.000," kata Jokowi saat meresmikan penggunaan terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Kamis (7/6/2018) seperti mengutip dari setkab.go.id.

Padahal sebelum dibangun, Jokowi merasa sedih dengan kondisi Bandara Ahmad Yani Semarang. "Ini airport bandar udara internasional tapi kok terminalnya seperti ini, berdesak-desakan, bangunannya juga. Ya maaf saya ngomong apa adanya, kok kumuh banget gitu. Tapi bertahun-tahun kok ya juga enggak di bangun-bangun, ada apa?," ujar Presiden.

Untuk itu, dua tahun yang lalu, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri BUMN lewat Angkasa Pura I untuk menghitung pembangunan Bandara Ahmad Yani sebab dirinya merasa berasal dari Jawa Tengah.

"Tapi kalau langsung saya bangun, 4 tahun yang lalu langsung saya bangun, bandara yang lain belum, nah nanti ini hanya mementingkan Jawa Tengah saja nih presiden. Pasti, pasti banyak yang ngomong gitu. Ya sudah yang lain dulu dimulai," kata Presiden menyampaikan alasan pembangunan baru dimulai dua tahun yang lalu.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa kekagetan dirinya juga lantaran memiliki arsitektur bagus, lingkungan cantik, dan juga karena kelihatan arus lalu lintas keluar masuk pesawat.

"Bandar udara yang lain waktu konstruksi saya biasanya mengecek, di sini saya enggak mengecek, tahu-tahu jadi dan tahu-tahu kaget saya," ucap mantan Wali Kota Surakarta ini.

Terminal baru Bandara Ahmad Yani memiliki luas area 58.652 meter persegi atau hampir sembilan kali lebih besar dibanding luasan terminal bandara lama yang hanya 6.708 meter persegi.

Terminal baru akan mampu menampung sebanyak 7 juta penumpang per tahun atau 19 ribu penumpang setiap harinya. Sedangkan kapasitas terminal lama hanya 800 ribu penumpang per tahun.

Selain itu, dalam terminal baru tersebut juga dilengkapi tiga unit garbarata serta 30 unit counter check-in untuk mempercepat pelayanan kepada penumpang maskapai.

Sedangkan untuk luasan apron terminal baru mencapai 72.522 meter persegi sehingga mampu menampung 12 pesawat berbadan ramping (narrow body) atau konfigurasi sepuluh pesawat narrow body dan dua pesawat berbadan lebar (wide body) kargo.

Komentar

Embed Widget

x