Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 11:14 WIB

Jaga-jaga FFR, Bappenas Dukung Industri Ekspor

Jumat, 8 Juni 2018 | 02:29 WIB

Berita Terkait

Jaga-jaga FFR, Bappenas Dukung Industri Ekspor
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, mengatakan, industri yang berorientasi ekspor perlu didorong.

Alasan Bambang, guna mengantisipasi gejolak eksternal seperti kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS. "Kami arahkan supaya ekspor dari industri dan pariwisata bisa menggantikan peran komoditas," kata Bambang ditemui di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Mantan menteri keuangan itu menjelaskan, kenaikan tingkat bunga AS (Fed Fubd Rate/FFR), dikhawatirkan memicu arus modal asing keluar (capital outflow) dari pasar keuangan tanah air. Kondisi ini, tentunya memberikan depresiasi serius terhadap nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

"Itu lebih banyak kepada defisit transaksi berjalan. Jadi kita butuh sekian, kita kan ada kebutuhan dana terutama dolar AS, tetapi 'inflow' (arus masuk) yang masuk mungkin waktu itu kalah sama outflow-nya (arus keluar)," kata Bambang.

Bambang mengatakan, arus modal masuk (capital inflow) bisa berasal dari tiga sumber. Yakni, ekspor, portofolio jangka pendek, dan penanaman modal asing langsung (foreign direct investment/FDI). "Artinya kalau ekspor tidak terlalu bagus, harus didorong di FDI dan inflow yang portofolio tadi salah satunya dari tingkat bunga BI," kata Bambang.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) selama Mei 2018, dua kali mengerek suku bunga acuan, masing-masing sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75%.

Terakhir, BI menaikkan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur tambahan, Rabu (30/5/2018), untuk mengantisipasi risiko eksternal terutama perkiraan kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS The Federal Reserve pada 13 Juni 2018. [tar]

Komentar

x