Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 Juni 2018 | 09:21 WIB
 

Jonan: Premium di SPBU Jamali 'Haram' untuk Mobil

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 8 Juni 2018 | 07:09 WIB
Jonan: Premium di SPBU Jamali 'Haram' untuk Mobil
Menteri Emergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignatius Jonan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Emergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignatius Jonan menyebut, setidaknya 2.090 SPBU di Jawa, Madura dan Bali (Jamali) menyediakan BBM jenis Premium.

Menurut Jonan, setiap SPBU akan diberi jatah menjual BBM premium sebanyak 8.000 liter. Angka ini, dinilai cukup untuk penuhi kebutuhan masyarakat.

Namun begitu, mantan menteri perhubungan ini berharap, premium yang disediakan di SPBU Jamali itu, dialokasikan untuk kendaraan roda dua dan angkutan. Sedangkan BBM jenis lain, sebaiknya diarahkan untuk kendaraan roda empat dan lainnya.

"Kami harapkan Premium ini layani sepeda motor dan angkutan umum kalau kendaraan pribadi roda empt mengisi BBM lain harapan saya begitu," kata Jonan saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Sebab, kata Jonan, penyediaan BBM jenis Premium di Jamali, bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat kelas bawah, khususnya di daerah. "Ini soal daya beli masyarakat," ujar Jonan yang mangkir dari panggilan KPK terkait kasus suap Direktorat Jenderal Hubungan Laut (Dirjen Hubla) itu.

Tersedianya BBM jenis premium di 2.090 SPBU di kawasan Jamali, sudah disanggupi PT Pertamina (Persero). Di mana, penjualan premium ini menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2018 tentang perubahan perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Adapun 2.090 SPBU di Jamali itu, terdiri dari 1.519 SPBU penyalur premium existing, ditambah 571 SPBU yang akan kembali menjual premium. [ipe]

Komentar

 
x