Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Juni 2018 | 00:45 WIB
 

Pemprov Banten Harap-harap Cemas THR Buruh

Oleh : - | Jumat, 8 Juni 2018 | 13:15 WIB
Pemprov Banten Harap-harap Cemas THR Buruh
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Serang - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, berharap tidak ada pengaduan dari buruh terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) oleh perusahaan.

"Sampai saat ini belum ada pengaduan. Mudah-mudahan saja tidak ada untuk tahun ini, meskipun tahun lalu ada 12 pengaduan," kata Kepala Disnakertrans Banten, Al Hamidi di Serang, Banten, Kamis (7/6/2018).

Al Hamidi menjelaskan, sejak dua pekan lalu pihaknya sudah membentuk tim pemantau dalam upaya memonotoring masalah THR bagi kalangan buruh di perusahaannya masing-masing. Selain itu, Disnakertrans sudah membentuk posko peduli dan pengaduan THR bagi buruh yang berlokasi di Disnakertrans Banten.

"Pada 2017, terdapat 12 pengaduan dari buruh, tetapi semuanya bisa diselesaikan dengan baik. Jadi semua perusahaan memberikan THR, walaupun ada juga yang dalam bentuk barang," jelas dia.

Al Hamidi mengemukakan, jika ada masalah, selama ini bisa diselesaikan dengan cara negosiasi antara buruh dengan perusahaan. Disnakertrans menurunkan 71 pengawas ketenagakerjaan dari provinsi, dibantu pengawas di masing-masing kabupaten/kota.

"Yang rawan itu biasanya perusahaan padat karya, makanya kita pantau terus sampai hari kerja. Kalau pengaduan pengaduan sampai lebaran nanti," kata Al Hamidi.

Sebelumnya, Disnakertrans Banten membuka posko pengaduan THR bagi para buruh atau karyawan yang tidak diberikan perusahaannya sesuai ketentuan.

Pihak Disnakertrans, kata dia, sudah mengirimkan surat edaran ke seluruh perusahaan yang ada di Banten agar menyegerakan pembayaran THR sesuai ketentuan yang berlaku.

"Surat edaran sudah disampaikan ke perusahaan. Kita juga tetap mengawasinya melalui para pengawas ketenagakerjaan. Kalau ada yang ngadu ke kantor ya kita terima juga," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan perusahaan agar tidak memberikan THR dalam bentuk barang, kecuali besaran THR dalam bentuk uang diberikan 75% dan 25%-nya bisa dalam bentuk nilai barang. [tar]

Komentar

 
x