Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 05:55 WIB

Biaya Hilirisasi PTPN III Ternyata Mahal Sekali

Sabtu, 9 Juni 2018 | 16:09 WIB

Berita Terkait

Biaya Hilirisasi PTPN III Ternyata Mahal Sekali
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III perlu diguyur dana Rp16 triliun untuk pembangunan pabrik guna mendukung hilirisasi. Duh, mahal sekali ya.

Direktur Utama PTPN III, Dolly P Pulungan, merincikan investasi bakal digunakan untuk pembangunan pabrik minyak goreng, pabrik ban roda dua, dan pabrik bioetanol.

"Itu bagian dari rencana jangka pendek kami," kata Dolly dalam acara penandatanganan nota kesepahaman pembiayaan investasi dengan skema PINA (pembiayaan investasi non-anggaran pemerintah) di Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Sedangkan untuk rencana jangka panjang, kata dia, PTPN III berencana menggunakan dana sebesar Rp100 triliun dalam 10 tahun untuk hilirisasi semua komoditas.

Kebutuhan hilirisasi Perkebunan Nusantara III tersebut membutuhkan dukungan modal kuat, dan kebutuhan pendanaan tersebut akan dicoba difasilitasi oleh PINA Center Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melalui berbagai alternatif sumber pembiayaan.

CEO PINA Center Bappenas, Ekoputro Adijayanto, mengatakan, pihaknya membutuhkan rencana bisnis yang harus disampaikan oleh investee, dalam hal ini Perkebunan Nusantara III, untuk tujuan fasilitasi pembiayaan.

"Setelah business plan selesai, kami akan custom sesuai dengan kebutuhan dari pembiayaan," kata dia.

Ekoputro mengatakan PINA Center sudah memiliki calon-calon untuk masuk ke dalam instrumen yang nantinya akan diterbitkan oleh Perkebunan Nusantara III.

Pihak-pihak yang masuk di jajaran investor PINA antara lain perusahaan dana pensiun, perusahaan asuransi, dan dana abadi (sovereign wealth fund). Ekoputro belum bersedia memaparkan potensi nilainya karena hal tersebut bergantung pembicaraan kedua pihak. "Intinya, kalau dilihat dari jumlah pendanaan yang dimiliki dan sumber investasinya, harusnya bisa penuhi tahun ini. Dan jumlahnya cukup besar dan mudah-mudahan bisa memberikan terobosan," ujar dia. [tar]

Komentar

x