Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Oktober 2018 | 06:53 WIB

Kinerja PT Pertamina EP Asset 4 Bikin Kagum

Minggu, 10 Juni 2018 | 01:29 WIB

Berita Terkait

Kinerja PT Pertamina EP Asset 4 Bikin Kagum
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Cepu - Komitmen PT Pertamina EP dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional terbukti. Kinerja PT Pertamina EP Asset 4 menorahkan hasil positif.

Di mana Pertamina EP yang memiliki wilayah operasi terluas dari seluruh aset, mulai Cepu Field (Jawa Tengah), Sukowati Field dan Poleng Field (Jawa Timur), Donggi Matindok Field (Sulawesi Tengah) dan Papua Field (Papua Barat).

Per 22 Mei 2018, produksi gas dari Pertamina EP Asset 4 secara Year to Date (YTD), mencapai 171.95 MMSCFD, atau 109% dari target YTD sebesar 157.59 MMSCFD. Setara 104% dari target 2018 sebesar 165.52 MMSCFD.

Produksi gas PT Pertamina EP Asset 4 yang cukup jumbo ini, ditunjang keberadaan 3 Pusat Pengolahan Gas / Central Processing Plant (CPP) yaitu CPP Gundih di Cepu Field dengan produksi 67 MMSCFD, ditambah CPP Donggi dan CPP Matindok dengan produksi 92.48 MMSCFD.

"Alhamdulillah produksi gas kami bisa berjalan diatas target yang ditetapkan oleh perusahaan. Untuk CPP Gundih mayoritas gas kami disalurkan ke PLTGU Tambak Lorok dan untuk CPP Donggi dan CPP Matindok gas kami disalurkan ke Donggi Senoro LNG. Namun demikian kami tetap menyiapkan strategi lanjutan agar gas yang kami produksikan bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk kebutuhan kelistrikan namun juga bisa memenuhi kebutuhan industry," ujar Agus Amperianto, Asset 4 General Manager saat Press Briefing di KM 0 Cepu, Jawa Tengah, Sabtu (09/06/2018).

Agus menambahkan, untuk sektor minyak, realisasi produksi per 22 Mei 2018 mencapai 12.246 Barel Per Hari (BOPD), atau 88% dari target YTD sebesar 13.932 BOPD. Setara 87% dari target 2018 sebesar 14.032 BOPD.

"Untuk produksi minyak kami proyeksikan hingga akhir tahun 2018 kami bisa mencapai target 14.032 BOPD. Pemenuhan terhadap target tersebut kami upayakan dari beberapa strategi salah satunya optimalisasi lapangan Sukowati yang mulai tanggal 20 Mei 2018 yang lalu sudah secara penuh kami operasikan. Kemudian kami lakukan juga beberapa pekerjaan Reaktivasi Sumur, Perforasi Sumur, serta Stimulasi dan Repair ESP," papar Agus.

Selain berupaya terus meningkatkan produksi minyak dan gas, di wilayah Asset 4 terutama di Kawasan Timur Indonesia juga dilakukan kegiatan Seismik yang bertujuan untuk mencari sumber cadangan baru dan memberikan harapan baru bagi industri migas nasional.

"Di sekitar wilayah Klamono, Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat, tim Eksplorasi PT Pertamina EP telah selesai melakukan Seismik 3D Klamasossa yang menyisir sekitar 500 KM2 wilayah yang tersebar di sekitar Kabupaten Sorong. Tentunya dengan adanya seismic ini bisa memberi secercah harapan baru bagi kami untuk menemukan potensi cadangan migas baru dengan volume yang besar," kata Agus.

Selanjutnya, Agus meresmikan Taman Kilometer 0 Cepu sebagai icon tujuan wisata Kota Blora dengan keindahan warna warni lampu yang menghiasi di seluruh bagian Taman KM 0 Cepu.

"Semoga dengan keberadaan Taman KM 0 Cepu ini, sinergi antara perusahaan dengan masyarakat dan pemerintah daerah bisa semakin erat. Harapannya dengan dukungan dari seluruh pihak, maka kami semakin percaya diri untuk meningkatkan produksi migas nasional ini," pungkas Agus. [tar]

Komentar

Embed Widget
x