Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Juni 2018 | 11:41 WIB
 

Ekonom Senior Ini Pantas Masuk Bursa Pilpres

Oleh : - | Minggu, 10 Juni 2018 | 15:30 WIB
Ekonom Senior Ini Pantas Masuk Bursa Pilpres
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wacana pemimpin alternatif kian ramai diperbincangkan menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019. Menariknya, ada nama ekonom senior yang dinilai layak masuk bursa capres 2019.

Pengamat Hendri Satrio Hendri yang juga Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, tak ragu menyebut nama Rizal Ramli. Mantan menko kemaritiman era Kabinet Kerja itu, dipandang pantas masuk bursa Pilpres 2019. "Bang RR ini tokoh alternatif," papar Hendri di Jakarta, Sabtu (9/6/2018).

Bisa jadi Hendri menilik dari rekam jejak Rizal Ramli yang acapkali disapa Bang RR itu. Aktivis era 70 yang dikenal sebagai pendiri Econit itu, memang bukan orang baru. Sempat menjabat Kepala Bulog, Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid.

Di era Joko Widodo, Bang RR sempat dipercaya menjabat Menko Kemaritiman. Saat menjabat posisi ini, Rizal menorehkan sejumlah catatan positif. Semisal, membatalkan belanja boros di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, memperjuangkan kilang terapung di Blok Masela, pejuang anti reklamasi, perbaikan dwelling time untuk menekan cost logistic, serta proyek setrum 35 Mega Watt (MW). Belakangan, dirinya sempat menantang Menkeu Sri Mulyani untuk debat terbuka terkait utang luar negeri. Bisa jadi, karier RR di pemerintahan Jokowi tidak bisa lama karena sikap kritisnya itu.

Masih kata Hendri, tokoh pemimpin di Indonesia bisa muncul lantaran faktor kebutuhan atau keperluan. "Misalnya saat ini kebutuhannya adalah ekonomi, karena Indonesia sedang tidak baik secara ekonomi maka yang yang akan lebih dicari itu ya orang-orang yang memiliki background ekonomi Bagus. Ya salah satunyya Rizal Ramli," jelas Hendri.

Pilihan lainnya, bila masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim membutuhkan tokoh ulama sekaligus umaro, ada TGB Zainul Majdi atau beberapa calon alternatif lain yang selama ini beredar, seperti Mentri Kelautan Susi Pujiastuti atau mantan Ketua KPK Abraham Samad. "Tapi yang jelas masih selektif dan masih cair sekali pilihannya. Jadi enggak berarti dia harus (tokoh) dari partai politik atau dari militer, tetapi lebih ke kebutuhan," kata Hendri.

Pada April lalu, Kelompok Diskusi dan Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) merilis hasil survei bertajuk "Pemimpin Umat". Selain Rizal, nama lain yang masuk 'radar' adalah Habib Rizieq Shihab, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Ustaz Abdul Somad, TGB Zainul Majdi, KH Maruf Amin. Tentu saja ada nama Jokowi di urutan ke-enam.

"Yang menjadi tantangan justru tokoh-tokoh (gerakan) 212 seperti Gatot Nurmantyo (mantan Panglima TNI) dan Anies Baswedan enggak masuk dalam kategori pemimpin umat," kata Hendri Satrio.

Artinya, menurut Hendri, pemimpin alternatif belum mengerucut ke satu tokoh. Termasuk umat Islam yang masih dalam posisi menyeleksi siapa figur yang layak menjadi pemimpin alternatif. "Apakah itu sosok Prabowo, TGB Zainul Majdi (Gubernur NTB) atau malah tokoh alternatif seperti Rizal Ramli yang akan dipilih untuk menyaingi Jokowi nanti," paparnya. [ipe]

Komentar

 
x