Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:33 WIB

Investor China Kepincut Bisnis Walet di Indonesia

Senin, 11 Juni 2018 | 17:09 WIB

Berita Terkait

Investor China Kepincut Bisnis Walet di Indonesia
Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun

INILAHCOM, Beijing - Perusahaan Yan Ty Ty milik pasangan suami-istri China-Indonesia berencana membangun resor ekologi burung walet di Indonesia.

"Kami dukung rencana itu untuk menarik minat penggemar sarang burung walet Tiongkok agar datang ke Indonesia," kata Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun di Beijing, Senin (11/6/2018).

Ia mengapresiasi, perusahaan tersebut karena selalu menjaga kualitas sarang burung walet yang diimpor dari Indonesia, sehingga makin digemari warga China. Baik untuk konsumsi langsung, maupun bahan baku industri farmasi dan kosmetik.

Bahkan, dia mendorong perusahaan lain untuk mengikuti jejak Yan Ty Ty yang tidak hanya menjalankan bisnis, tetapi juga mempererat hubungan antar-masyarakat kedua negara.

"Mudah-mudahan semakin banyak perusahaan yang mengembangkan model bisnis serupa agar bisa membantu peningkatan kesejahteraan petani sarang burung walet Indonesia dan berinvestasi di Indonesia," kata mantan Dubes RI untuk Rusia itu.

Djauhari menganggap Yan Ty Ty merupakan perusahaan yang berhasil mempererat hubungan bilateral Indonesia-China melalui bisnis sarang burung walet.

Sampai saat ini, Indonesia telah memenuhi sekitar 80% kebutuhan sarang burung walet warga China. Selain dijual dalam bentuk kemasan, sarang burung walet merupakan salah satu menu masakan yang digemari warga daratan Tiongkok dalam bentuk sup dengan harga yang tidak murah.

Masyarakat China meyakini sarang burung walat bisa berkhasiat bagi kesehatan karena dianggap mampu meremajakan organ-organ tubuh, terutama bagi perempuan yang baru melahirkan. [tar]

Komentar

x