Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 10:29 WIB

Asian Games Naikkan Beban Setrum 500 MW, PLN Siap

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 16 Juni 2018 | 08:09 WIB

Berita Terkait

Asian Games Naikkan Beban Setrum 500 MW, PLN Siap
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Pemakaian listrik di DKI Jakarta selama Asian Games 2018, diperkirakan meningkat 500 megawaat (MW) dari jumlah total pemakaian normal.

Demikian disampaikan GM PT PLN Disjaya Jakarta, Ikhsan Asaad saat menerima kunjungan kerja dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bidang Dirjen Kelistrikan.

"Beban puncak acara Asian Games sekitar 5.500 MW. Sekarang 5.000 MW. Jaadi besok saat Asian Games kenaikan beban puncak 500 MW," kata Ikhsan di kantornya, Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Ikhsan optimis, PLN bisa memenuhi kebutuhan listik saat Asian Games 2018 digelar. Sebab, kenaikan konsumsi listrik tersebut akan diimbangi dengan pemenuhan pasokan listrik dari sejumlah pembangkit.

"Kami ini kan dipasok dari sistem Jawa Bali yang sudah interkoneksi. Jadi kita gak perlu kahwatir. Kita ada cadangan 80 MW. Jadi gak mungkin mati," ujar dia.

Selain itu, kata dia, ada penambahan daya pada gardu distribusi Senayan. Gardu Senayan merupakan salah satu sumber pasokan listrik utama untuk beberapa venue pada Asian Games 2018 yakni VIP Barat, VIP Timur, Gelora Bung Karno, Istora Senayan, Aquatic Venue, Tenis Indoor Senayan, dan infrastruktur kawasan.

Proses penambahan daya pada gardu itu sudah mencapai 5.540 kVA dari target 8.000 kVA. Selain penambahan daya, PLN Disjaya juga telah melengkapi gardu itu dengan fasilitas Automatic Change Over (ACO).

Hal senada disampaikan Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN, Haryanto WS, apabila PLN siap memenehi kebutuhan listrik Asian Games 2018.
Sebab, selain ada penambahan listrik Disjaya, kata dia, juga menyiapkan genset. Tapi genset ini seperti power bank. Sehingga, apabila dibutuhkan listrik tambahan tidak perlu repot-repot menyalakan genset. Melainkan hanya tinggal colok lataknya power bank pada telepon genggam.

"Disjaya sangat gencar melakukan inovasi pelayanan mulai power bank. Kalau pemasangan sementara biaya mahal dan lama dengan power bank intsan bisa satu hari nyala dimana saja," ujar dia. [ipe]

Komentar

x