Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 02:36 WIB

Selama Lebaran

Posko TelkomGroup Siagakan 18.393 Personel

Selasa, 19 Juni 2018 | 12:51 WIB

Berita Terkait

Posko TelkomGroup Siagakan 18.393 Personel
Dirut Telkom Alex J. Sinaga (kedua dari kiri) didampingi sejulah direktur, Zulhelfi Abidin (paling kiri), Dian Rachmawan (kedua dari kanan) dan Siti Choiriana (paling kanan) saat melakukan kunjungan ke posko TelkomGroup Siaga RAFI di Jakarta. - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Menyongsong Hari Raya Idul Fitri 2018, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melakukan pengawalan terkait kesiapan alat produksi serta infrastruktur network dalam rangka antisipasi menghadapi lonjakan trafik telekomunikasi.

Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan TelkomGroup baik voice maupun data dalam kondisi prima demi memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan dalam aktivitasnya menyambut libur panjang hari Raya Idul Fitri 2018. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Telkom telah melakukan persiapan dengan membentuk Posko TelkomGroup Siaga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) mulai dari 8 Juni hingga 21 Juni 2018.

Posko TelkomGroup Siaga RAFI dilaksanakan dengan skala Nasional maupun Regional sehingga diharapkan dapat segera melakukan penanggulangan atau pemulihan (recovery) apabila terjadi gangguan layanan kepada pelanggan. Personel teknisi lapangan juga disiagakan secara penuh di beberapa kota wilayah layanan.

Di samping kesiapan dari sisi alat produksi dan infrastruktur, juga kesiapan layanan pelanggan di Plaza Telkom, GraPari Telkomsel dan Posko TelkomGroup. Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan, Telkom memastikan jaringan telah siap menghadapi lonjakan trafik komunikasi selama libur Lebaran 2018.

"Dukungan penuh 18.393 Personel yang Siaga selama 7x24 jam dan tersebar di 98 Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2018 diharapkan dapat menambah rasa nyaman berkomunikasi dan memberikan manfaat yang maksimal bagi pelanggan dan seluruh masyarakat yang tengah bersuka cita berlibur bersama keluarga di Hari Raya Idul Fitri, tanpa perlu khawatir mengalami atau merasakan ketidaknyamanan akibat terganggunya layanan komunikasi," ujar Arif.

Arif menambahkan bahwa selama masa Ramadhan dan Idul Fitri ini Telkom Group mengawal tiga program, yakni Program Layanan Prima (top perform quality of service) yang merupakan komitmen memberikan layanan terbaik di area PREMIUM (Publik, Religius, Malls, Indoor, Uniqueness and Massive crowds), di samping program Paket Khusus RAFI 2018 dan TelkomGroup Berbagi yakni berbagi dengan sesama sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility.

"Jaringan Telkom sudah siap menghadapi lonjakan trafik untuk memberikan pelayanan maksimum kepada masyarakat," tegas Arif. Diungkapkannya, Telkom telah mengantisipasi terjadinya lonjakan lalu-lintas telekomunikasi khususnya untuk layanan data di sepanjang jalur mudik dan daerah-daerah tujuan mudik dengan memperkuat jaringan di daerah-daerah tujuan mudik tersebut dan juga di lokasi wisata.

Telkom juga menyiagakan layanan tidak kurang dari 368.12 ribu akses poin wifi.id dan Wifi Corner (WiCo) di beberapa titik strategis di mana pelanggan melakukan aktivitas di luar rumah seperti di bandara, stasiun Kereta Api, mall atau lokasi wisata.

Arif menjelaskan, kualitas jaringan merupakan prioritas utama dalam mengantisipasi tingginya penggunaan layanan komunikasi pada periode RAFI. "Pada periode tersebut, umumnya penggunaan layanan komunikasi lebih tinggi dibanding hari biasa. Untuk itu, sejak jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan agar pelanggan tetap bisa menikmati layanan dengan nyaman pada saat periode RAFI. Kami harapkan pelanggan dapat menikmati pengalaman menggunakan layanan mobile broadband secara optimal dan prima," ucapnya.

Pada RAFI tahun ini, Telkomsel memperkirakan terjadi lonjakan trafik layanan data yang cukup signifikan dibandingkan hari normal, bahkan peningkatan sekitar 137 persen jika dibandingkan tahun lalu. Hal tersebut sangat mungkin terjadi karena perilaku komunikasi pemudik maupun wisatawan kini didominasi penggunaan layanan data. [*]

Komentar

x