Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 September 2018 | 05:19 WIB

Arus Balik, Pertamina MOR I Cek Lapangan

Rabu, 20 Juni 2018 | 01:29 WIB

Berita Terkait

Arus Balik, Pertamina MOR I Cek Lapangan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Medan - Mengantisipasi kepadatan arus balik dan peningkatan konsumsi BBM, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melakukan pengecekan sarana dan fasilitas di lapangan.

Kegiatan ini dipimpin langsung General Manager Pertamina MOR I, Joko Pitoyo yang berlangsung 18-19 Juni 2018. Pemeriksaan sarana dan fasilitas saluran distribusi dilaksanakan mulai dari fasilitas Kiosk Pertamax, Terminal BBM Kisaran dan Siantar, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE), SPBU, SPBU Kantong, Agen, Pangkalan, hingga ke SPBU Motorist.

Pengecekan sarana fasilitas distribusi produk dilakukan di dua wilayah yang diprediksi akan menjadi lokasi titik konsentrasi arus balik pemudik dan juga lokasi-lokasi wisata, yakni wilayah Sei Rampah-Kisaran-Siantar-Parapat dan Brastagi-Simalem.

Berdasarkan laporan tim Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1439 H, Senin (18/6/2018), ditemukan adanya peningkatan konsumsi bahan bakar jelang Hari Raya. Untuk area Sumatera bagian Utara, jenis bahan bakar premium naik 9,8%, atau di atas rata-rata normal menjadi 5.814 kiloliter.

Konsumsi Pertamax naik 7,1%, di atas rata-rata normal menjadi 968 kiloliter. Sementara untuk Pertalite relatif stabil dengan rata-rata harian normal. Untuk penyaluran LPG, meningkat 8% dibandingkan masa satgas 2017, yaitu menjadi 2.458 metric ton (MT) per hari.

Di Sumatera Utara, perubahan rata-rata harian paling signifikan dialami premium yang melonjak hingga 17%, menjadi 1.278 KL per hari. Pertamax meningkat menjadi 438 KL per hari, atau naik 7%. Sedangkan Pertalite relatif stabil dengan harian normal.

Peningkatan konsumsi juga terjadi di Sumatera Barat dimana rata-rata harian Premium naik 13% menjadi 1.210 Kl per hari, Pertamax naik 7%, menjadi 255 KL per hari, untuk Pertalite masih berada di level rata-rata normal sekitar 800 KL per hari.

Pertumbuhan konsumsi Pertamax diantaranya disokong oleh konsumen kendaraan roda dua. "Kami salut dan apresiasi tinggi Para pengguna kendaraan roda dua yang sangat loyal memilih produk BBM yang lebih berkualitas," kata Joko.

"Selama pemantauan kami sejauh ini, kendaraan roda dua lebih banyak mengantre di lini layanan produk BBK, terutama Pertamax yang menunjukkan bahwa konsumen pengguna kendaraan bermotor roda dua sudah sangat sadar akan pentingnya penggunaan BBK berkualitas untuk penuhi spesifikasi kendaraannya," ucap Joko.

Daerah lain yang menjadi destinasi pemudik tahun, yaitu provinsi Riau, konsumsi Premium 8% di atas rata-rata harian menjadi 1.940 KL, sedangkan Pertamax dan Pertalite mengalami penurunan konsumsi masing-masing 3% dan 13%.

Joko menjelaskan, kegiatan pemeriksaan sarana dan fasilitas dilakukan untuk menjamin kelancaran pasokan BBM dan LPG pasca hari raya lebaran. "Guna memastikan pasokan bahan bakar setelah hari raya tetap aman, Pertamina MOR I melaksanakan pemeriksaan langsung ke lapangan meninjau kesiapan sarana dan fasilitas distribusi," ujar Joko. [ipe]

Komentar

x