Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:45 WIB

Integrasi Tol JORR Ditunda, Ini Alasan PUPR

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 21 Juni 2018 | 17:45 WIB

Berita Terkait

Integrasi Tol JORR Ditunda, Ini Alasan PUPR
Direktur Jenderal Bina Marga PUPR, Arie Setiadi Moerwanto - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum, dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunda integrasi sistem transaksi di tol lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR). Kebijakan ini menyeragamkan tarif tol menjadi Rp 15 ribu.

Menurut Direktur Jenderal Bina Marga PUPR, Arie Setiadi Moerwanto, penundaan dilakukan karena masih terdapat perbedaan persepsi di masyarakat.

"Izinkan kami menekankan, karena kami melakukan beberapa penundaan karena Kebijakan ini belum ditangkap dengan baik oleh masyarakat oleh masyarakat luas," kata Arie saat jumpa pers di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Arief mengatakan, integrasi malah ditangkap oleh masyarakat adalah kenaikan harga tarif tol. "Padahal bukan itu, yang kami tekankan adalah integrasi, pasti ada yang naik ada yang turun," kata dia.

Dia mengakui perbedaan tarif tol untuk pengguna jarak pendek dan jarak panjang. Pengguna jarak pendek yang biasanya membayar Rp9.500 dengan integrasi ini harus membayar Rp 15.000. Sementara pengguna jarak jauh tetap membayar Rp 15.000.

"Kalau kami lihat kondisi sebelum terintegrasi yang menggunakan jalan tol ini melakukan dua sampai tiga kali transaksi. Ini setiap masuk menyebabkan antrian dan (dengan integrasi) mengurangi hambatan yang ada," kata dia.

Penundaan ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya kebijakan integrasi tarif tol tol JORR akan diterapkan pada 13 Juni. Kemudian mundur menjadi 20 Juni ini. Dan mundur lagi sampai waktu yang tidak ditentukan. [ipe]


Komentar

x