Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 10:46 WIB
 

Integrasi Tol JORR karena Desakan Mobil Logistik

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 21 Juni 2018 | 19:38 WIB
Integrasi Tol JORR karena Desakan Mobil Logistik
Dirjen Bina Marga PUPR Arie Setiadi Moerwanto

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum, dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengakui, integrasi sistem transaksi di tol lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR), karena adanya desakan dari pengguna angkutan logistik.

"Ada desakan dari para pengguna layanan logistik, truk besar. Karena sekarang ini di akses tanjung priok, sekarang ini kalau akan ke akses Tanjung Priok harus melakukan minimum dua kali membayar. Yang pertama di seksi W3 kemudian masuk di akses Tanjung Priok, sehingga biayanya mahal sekali," kata Dirjen Bina Marga PUPR Arie Setiadi Moerwanto saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Dia mengklaim, dengan tarif yang belum diintegrasikan dengan satu harga, bangak kendaraan logistik memilih tidak menggunakan jalan tol. Mereka memilih menggunakan jalan alteri karena tarif tol yang mahal.

"Sehingga (ini) menyebabkan kemacetan yang luar biasa diakses (jalan arteri), di sekitar tanjung priok. Dan ini sudah dikeluhkan oleh Dirjen Perhubungan Laut," kata dia.

Dengan begitu, kata dia, pengguna jalan tol dari kalangan logistik pun mendesak integrasi ini dilakukan segera. Selain itu, integrasi ini kata dia, juga memperlancar hakbatan di gerbang pembayaran. Pasalnya Dengan intergasri ini pembayaran hanya dilakukan satu kali.

"Kenapa kemarin kami dengan berat hati menunda, karena yang ditangkapnya berbeda. Yang ditangkap masyarakat adalah kenaikan tarif, padahal bukan itu yang kita tekankan adalah integerasi. Pasti di sana ada yang naik ada yang turun," ujar dia.

Adapun integrasi ini ialah kebijakan menyeragamkan tarif tol jarak jauh dan dekat. Kendaraan golongan 1 berupa sedan, jip, pikap/truk kecil, dan bus dikenai tarif Rp 15 ribu.

Untuk golongan 2 dan 3 tarifnya Rp 22.500, serta golongan 4 dan 5 tarif Rp30 ribu. Tarif sebelumnya untuk golongan I sebesar Rp 9.500, golongan II Rp 11.500, golongan III Rp 15.500, golongan IV, Rp 19.000, dan golongan V Rp 23.000.

Tarif baru ini berlaku di ruas-ruas Tol JORR, seperti Penjaringan-Kebon Jeruk, Kebon Jeruk-Ulujami, Ulujami-Pondok Pinang, dan Pondok Pinang-Taman Mini. Selain itu, Tol Taman Mini-Cikunir, Cikunir-Cakung, Cakung-Rorotan, jalan tol menuju Tanjung Priok, Rorotan-Kebon Bawang, dan Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami. [ipe]

Komentar

x