Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 13:09 WIB

Sst..Pesan Jokowi tentang Tarif Tol Gempol

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 24 Juni 2018 | 16:03 WIB

Berita Terkait

Sst..Pesan Jokowi tentang Tarif Tol Gempol
Presiden Joko Widodo - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Pasuruan - Presiden Joko Widodo menyatakan akan mendiskusikan tarif Tol Gempol - Pasuruan terlebih dahulu dengan para investor. Baik itu BUMN maupun pihak swasta.

"Jadi ini kan investasi, dikerjakan oleh investor baik oleh BUMN maupun oleh swasta. Oleh sebab itu penentuan tarif jalan tol itu harus berbicara dengan mereka," ujar Presiden saat meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Jumat (22/6/2018).

Presiden juga menegaskan, tarif tol harus memberikan keuntungan untuk semua pihak. Baik pihak investor, terlebih lagi masyarakat, sekaligus dengan tarif yang terjangkau.

"Kita tidak ingin investor dirugikan. Kita ingin investor diuntungkan, tapi kita juga ingin masyarakat juga diuntungkan. Artinya nanti dengan kecepatan mobilitas barang, distribusi logistik, distribusi barang, kita harapkan ya logistik akan jatuh lebih murah karena bisa lebih cepat. Saya kira semua negara membangun infrastruktur itu arahnya ke sana semuanya," jelasnya seperti mengutip dari setkab.go.id.

Dengan jalan tol sepanjang 20,5 km tersebut, aksesibilitas jalur darat di Pulau Jawa makin terbuka lebar. Pasalnya Jalan Tol Trans Jawa yang terhubung dari Merak hingga Banyuwangi makin mendekati penyelesaian.

Dengan diresmikannya Tol Gempol - Pasuruan, total ruas tol yang telah terhubung dari Merak sampai Pasuruan adalah 920 km. Dimana 607 km telah beroperasional. Sedangkan sisanya sepanjang 313 km akan beroperasional pada akhir Desember 2018.

"Kita harapkan akhir tahun ini Merak - Pasuruan sudah rampung, selesai, seperti yang tadi sudah disampaikan Menteri PU. Kemudian dilanjutkan lagi ke Banyuwangi, kita harapkan 2019 juga Insya Allah selesai, rampung. Merak-Banyuwangi selesai," ucap Presiden.

Presiden menuturkan sampai saat ini ruas tol Merak sampai Pasuruan secara umum sudah bisa dilalui. Meskipun masih ada yang bersifat fungsional karena masih adanya konstruksi bangunan. Presiden pun berharap pembangunan tol ini bisa meningkatkan mobilitas orang maupun barang.

"Kita berharap dengan adanya jalan tol ini mobilitas orang, mobilitas barang, distribusi logistik, kemudian biaya logistik akan menjadi lebih murah karena bisa lebih cepat," lanjutnya.

Selain itu, Presiden mengatakan bahwa pembangunan tol juga harus terintegrasi dengan titik-titik pertumbuhan ekonomi. Mulai dari kawasan industri, pelabuhan, hingga pariwisata.

"Ini yang ingin kita integrasikan semua. Jadi jalan tol itu dibangun betul-betul berguna, betul-betul bermanfaat maksimal baik untuk dunia usaha, dunia pariwisata, dunia industri, baik juga untuk kawasan-kawasan pelabuhan yang juga sebagian sudah kita ekspansi," imbuhnya.

Terkait tarif tol, Presiden menyatakan akan mendiskusikannya terlebih dahulu dengan para investor. Baik itu BUMN maupun pihak swasta.

"Jadi ini kan investasi, dikerjakan oleh investor baik oleh BUMN maupun oleh swasta. Oleh sebab itu penentuan tarif jalan tol itu harus berbicara dengan mereka," ujar Presiden.

Presiden juga menegaskan, tarif tol harus memberikan keuntungan untuk semua pihak. Baik pihak investor, terlebih lagi masyarakat. Sekaligus dengan tarif yang terjangkau.

"Kita tidak ingin investor dirugikan. Kita ingin investor diuntungkan, tapi kita juga ingin masyarakat juga diuntungkan. Artinya nanti dengan kecepatan mobilitas barang, distribusi logistik, distribusi barang, kita harapkan ya logistik akan jatuh lebih murah karena bisa lebih cepat. Saya kira semua negara membangun infrastruktur itu arahnya ke sana semuanya," paparnya.

Komentar

x