Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Juli 2018 | 00:44 WIB

Wilayah Ini Gratis Sambung Daya 450 VA

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 24 Juni 2018 | 18:01 WIB
Wilayah Ini Gratis Sambung Daya 450 VA
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah atas pemberian bantuan dalam bentuk penyambungan gratis daya listrik 450 VA untuk masyarakat yang ada di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) yang menjadi sasaran utama.

"Iya 3T saja. Itu kan diutamakan sekarang, (implementasinya) bisa dalam bentuk Lisdes (Listrik Desa) dari PLN," kata irektur Jenderal Ketenagalistrikan Andy Noorsaman Sommeng di Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM Jakarta. Saat ini Pemerintah masih melakukan kajian penggunaan jenis pembangkit yang cocok untuk percepatan elektrifikasi pada wilayah 3T tersebut.

Alasan utama Pemerintah fokus pada wilayah terisolir adalah masih rendahnya konsumsi masyarakat atas penggunaan listrik. "Kalau 3T kan kemampuan daya beli masih rendah, mau tidak mau disediakan (pemasangan listriknya)," tambah Andy seperti mengutip dari laman resmi Kementerian ESDM.

Penyediaan pemasangan listrik gratis 450 VA, jelas Andy, menjadi penting bagi masyarakat miskin dan rentan miskin karena biaya pemasangan listrik selama ini dibebankan kepada para pelanggan. Semakin tinggi daya listrik, semakin tinggi pula biaya pemasangan tersebut.

Meski begitu, Andy menambahkan, tidak menutup kemungkinan subsidi tersebut juga akan diberikan bagi masyarakat di wilayah pulau Jawa yang tergolong masyarakat Miskin dan Rentan Miskin yang belum terdapat dalam data terpadu yang mengajukan pemasangan listrik baru berdaya 450 VA ke PLN.

Terkait subsidi listrik bagi pelanggan daya 900 VA untuk rumah tangga, Andy menjelaskan, pencantuman dalam data terpadu tidak akan diubah, bahkan Pemerintah akan menambah jumlah pemberian subsidi listrik berdaya 900 VA apabila dimungkinkan.

"Tidak ada yang dikurangin (subsidi listrik 900 VA). Justru malah kemungkinan naik ada karena ada pelanggan baru," tutur Andy.

Data terpadu tersebut maksudnya adalah sistem elektronik yang memuat infomasi sosial, ekonomi dan demografi dari individu dengan status kesejahteraan terendah di Indonesia yang dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan Kementerian Sosial.

Komentar

x