Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 01:50 WIB

Begini Cara Bupati Tabanan Genjot Pariwisata Lokal

Senin, 25 Juni 2018 | 12:45 WIB

Berita Terkait

Begini Cara Bupati Tabanan Genjot Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Tabanan - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memperkenalkan Homestay rumah desa dalam acara Ulun Danu Beratan Art Festival IV 2018. Bentuknya unik, menyerupai telur dari bambu, mirip hotel kapsul.

Di mana, rumah desa yang diberi nama Hompode ini, memiliki dua lantai yang dilengkapi kamar mandi. Sehingga sangat cocok untuk menginap bersama keluarga.

Rumah berkapasitas 5 orang ini, dibangun melalui kerja sama antara Pemkab Tabanan dengan Kementerian Pariwisata RI, menelan dana Rp200 juta. Letaknya persis di sisi Danau Ulun Danu Beratan.

"Ini merupakan contoh rumah desa dari Kementerian Pariwisata dan ini merupakan satu satunya ada di Bali, yang sebelumnya sudah di bangun di danau toba, dan sekarang di DTW Ulun Danu Beratan" Ujar Eka pada saat pembukaan Ulun Danu Beratan Art Festival IV 2018 di DTW Ulun Danu Beratan, Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Minggu (24/06/2018).

Eka menambahkan, pembangunan homestay Hompode ini, selain dijadikan sebagai sarana promosi, juga sebagai wujud memperkenalkan Ulun Danu yang memiliki 20 desa adat.

"Tabanan sudah memiliki 16 Desa Wisata, dan masih ada 41 desa yang masih dikembangkan, dengan adanya Hompode ini saya harap masyarakat tertarik untuk menjadikan rumah mereka menjadi homestay bagi para wisatawan," kata Eka.

Pada Festival ini, menjadi salah satu cara yang efektif dalam memperkenalkan rumah desa kepada wisatawan, karena jumlah pengunjung pada saat festival meningkat. Awalnya hanya sekitar 2.000 orang per hari, membludak menjadi 5.000 orang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana menambahkan, pembangunan Hompode tersebut merupakan salah satu strategi pengembangan dan pemasaran destinasi wisata dengan memperlihatkan nilai kearifan lokal.

"Festival seperti ini adalah salah satu cara yang efektif dalam mempromosikan sebuah destinasi pariwisata yang akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat, dan sekligus kami juga meresmikan hompode ini sebagai salah satu pilihan tempat menginap yang memberikan kesan yang berbeda kepada pengunjung," kata Pitana. [tar]

Komentar

x