Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Juli 2018 | 02:16 WIB
 

Impor Mei Menjulang, Sri Mulyani Membela

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 26 Juni 2018 | 00:29 WIB
Impor Mei Menjulang, Sri Mulyani Membela
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan kenaikan nilai impor Mei 2018 mendukung kegiatan investasi sektor produksi.

"Kenaikan impor ini untuk menunjang sektor produksi," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers perkembangan APBN di Jakarta, Senin (25/6/2018).

Sri Mulyani mengatakan, impor yang tercatat pada periode ini, didominasi bahan modal maupun bahan baku yang dibutuhkan untuk mendorong produksi di berbagai sektor ekonomi.

Untuk itu, apabila porsi impor ini dikurangi dalam jangka pendek, maka dampaknya berpotensi mengganggu kinerja investasi dan menekan pertumbuhan ekonomi.

Namun, ia memastikan pemerintah dalam jangka menengah dan panjang akan membangun industri dalam negeri yang berorientasi pada bahan baku untuk mengurangi impor.

"Pemerintah akan terus meningkatkan policy untuk membangun industri dalam negeri agar kebutuhan barang antara dan barang modal bisa dipenuhi di dalam negeri," ujar Sri Mulyani.

Selain itu, menurut dia, penguatan struktur daya saing dalam negeri juga sangat penting agar kinerja ekspor makin meningkat dan defisit neraca perdagangan makin berkurang.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2018 mengalami defisit hingga 1,52 miliar dolar AS.

Nilai ekspor pada Mei 2018 tercatat sebesar US$14,54 miliar, atau meningkat 16,31% dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 22,28% (yoy).

Sedangkan untuk impor pada Mei 2018 tercatat mencapai US$17,64 miliar, atau meningkat 9,17% dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 24,75% (yoy).

Defisit neraca perdagangan ini dominan disumbangkan oleh defisit pada sektor migas sebesar US$1,24 miliar, sedangkan sektor nonmigas menyumbang US$0,28 miliar. [ipe]

Komentar

x