Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 20:54 WIB

PPh Final Didiskon, Potensi Pajak Hilang Rp1,5 T

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 26 Juni 2018 | 01:29 WIB

Berita Terkait

PPh Final Didiskon, Potensi Pajak Hilang Rp1,5 T
Dirjen Pajak Robert Pakpahan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Dirjen Pajak Robert Pakpahan bilang, pemangkasan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk usaha mikro kecil menengah sebesar 0,5%, mendorong ekonomi.

"Beban pajak bisa berkurang sehingga bisa menciptakan modal kerja baru bagi UMKM," kata Robert dalam jumpa pers perkembangan APBN di Jakarta, Senin (25/6/2018).

Menurut dia, modal kerja yang didapatkan pelaku industri kecil ini, bisa menciptakan peluang kerja baru yang dalam jangka panjang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain menjadi insentif, tambah dia, kebijakan penurunan tarif pajak ini bisa memperluas basis pajak baru yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas penerimaan perpajakan.

Meski demikian, ia mengakui, kebijakan yang berlaku pada 1 Juli 2018 ini, dalam jangka pendek bisa menggerus penerimaan pajak sekitar Rp1 triliun-Rp1,5 triliun untuk tahun ini.

"Penerimaan yang berkurang jumlahnya Rp1 triliun-Rp1,5 triliun di 2018. Karena ini berlakunya setengah tahun, jadi dampaknya juga setengah tahun," katanya.

Sebelumnya, pemerintah meluncurkan tarif pajak penghasilan final bagi usaha mikro kecil menengah terbaru sebesar 0,5 persen, dari sebelumnya sebesar 1 persen untuk mendorong keterlibatan pelaku usaha kecil dalam pembayaran pajak.

Tarif baru ini ditegaskan melalui penerbitan PP Nomor 23 Tahun 2018 yang berisi ketentuan mengenai Pajak Penghasilan atas Penghasilan Dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu sebagai pengganti atas PP Nomor 46 Tahun 2013.

Berdasarkan ketentuan dalam PP terbaru, penurunan tarif PPh Final dari 1 persen menjadi 0,5 persen dari omzet, wajib dibayarkan setiap bulan, bagi Wajib Pajak (WP) yang mempunyai peredaran bruto sampai Rp4,8 miliar dalam satu tahun.

Jangka waktu pengenaan tarif PPh Final sebesar 0,5%, berlaku selama tujuh tahun bagi WP Orang Pribadi, empat tahun bagi WP Badan berbentuk Koperasi, Persekutuan Komanditer atau Firma dan tiga tahun bagi WP Badan berbentuk Perseroaan Terbatas. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x