Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Juli 2018 | 16:39 WIB
Hightlight News

Asian Games 2018

Ganjil Genap Tol dan Jalan Alteri Diuji 2 Juli

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 26 Juni 2018 | 14:27 WIB

Sesuai usulan Dishub DKI Jakarta

Ganjil Genap Tol dan Jalan Alteri Diuji 2 Juli
Sejumlah kendaraan melintasi jalan Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta, - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perhubungan membuat tiga paket kebijakan trasportasi untuk mendukung acara penyelenggaraan Asian Games di wilayah Jakarta dan sekarnya telah siap untuk diuji coba.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, Bambang Prihartono mengatakan  paket kebijakan yang terdiri dari tiga kebijakan yaitu Manajemen Rekayasa Lalu-lintas (MRLL), Penyediaan Angkutan Umum dan Pembatasan Lalu Lintas Angkutan Barang (gol III, IV dan V).

“Pelaksanaan uji coba  kebijakan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan Penyediaan Angkutan Umum siap dilakukan pada 2 Juli 2018,” kata Bambang saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Kemudian, untuk uji coba kebijakan Pembatasan Lalu-Lintas Angkutan Barang masih menunggu koordinasi lebih lanjut. Tapi, proses perumusan kebijakan tersebut telah dilakukan secara intensif dalam 2 bulan terakhir melibatkan para stakeholder terkait diantaranya Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, Korlantas Polri, Ditlantas Polda Metro Jaya, INASGOC, Kementerian PU, Penyelenggara Jalan Tol lainnya.

Dia mengatakab, paket kebijakan ini merupakan pengembangan lanjut dari konsep ganjil genap yang telah diusulkan Dishub Pemprov DKI Jakarta. "Stelah kami melakukan kajian intensif perlu kebijakan yang lebih komprehensif untuk mendukung kelancaran transportasi selama penyelenggaraan Asian Games di Jakarta," jelas Bambang Prihartono.

Menurut Bambang ketentuan penyelenggara menetapkan bahwa waktu tempuh dari wisma atlet ke venue atau antar venue tidak boleh lebih dari 30 menit. Sementara disisi lain kondisi kemacetan di Jakarta sangat parah.

“Hasil kajian menunjukkan perluasan kebijakan ganjil genap di jalan-jalan arteri di wilayah DKI Jakarta yang diusulkan Dishub Pemprov DKI Jakarta, harus dilengkapi dengan kebijakan pendukung untuk lebih menjamin kelancaran transportasi Asian Games,” kata Bambang Prihatono.

Mengingat Asian Games merupakan event internasional, maka Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan melalui BPTJ ikut bertanggung jawab pada kelancaran transportasi dalam penyelenggaraan event olahraga akbar di tingkat Asia tersebut.

Berikut penjabaran menyangkut 3 kebijakan yang siap diuji coba tersebut adalah sebagai berikut:

1 2 3

0 Komentar

Kirim Komentar


Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x