Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 05:53 WIB

Darmin Belum Tahu Kapan OSS Berjalan

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 27 Juni 2018 | 09:40 WIB

Berita Terkait

Darmin Belum Tahu Kapan OSS Berjalan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution belum bisa memastikan izin usaha lewat one single submission (OSS) diresmikan.

Saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari Presiden Joko Widodo. "(Peresmian OSS) Ya kami tunggu tanggal dari presiden (Jokowi)," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution di kantornya, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Darmin mengatakan, pihaknya saat ini tinggal menunggu instruksi dari Presiden. Pihaknya, kata dia, hanya memberi usul mengenai hal itu. "Kan tanggalnya saya engga tahu (yang tahu Presiden). Pokoknya kami usulkan," ujar dia.

Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait perbaikan dan percepatan pengurusan izin berusaha. Dengan Perpres ini, maka izin yang biasanya sampai bertahun-tahun akan diselesaikan dalam hitungan jam.

Darmin sebelumnya mengatakan, Perpres tersebut mengamanatkan pembentukan sistem untuk percepatan berusaha. "Karena ini kalau kalian perhatikan ada unsur deregulasinya tapi banyak membentuk sistem, kelembagaan, IT, dan seterusnya," kata Darmin beberapa waktu lalu.


Dia mengatakan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hanya mengurusi 9 izin untuk investasi. Padahal, untuk izin investasi setiap sektornya berbeda-beda. Darmin bilang, ada sektor yang izinnya mencapainya 147 izin.

"Itu hanya 9 izin, ini seluruh izin. Anda tahu izin berapa di satu sektor? Saya nggak usah bilang sektornya mana, tapi satu sektor bisa 147 izin baru bisa berusaha. Yang ada di BKPM baru 9. 147 itu jauh lebih susah dilaksanakannya," jelas dia.

Dia menambahkan, 147 izin itu bisa mencapai 5 tahun. "Selama ini bisa 5 tahun," ujar dia.

Darmin menuturkan, dengan Perpres ini maka waktu perizinan akan dipangkas hingga hitungan jam. Memang, untuk memangkas waktu izin ini dilakukan secara bertahap.

"Kalau yang tahap pertama itu memang mungkin kalau yang 3-5 tahun bisa berkurang jauh. Mungkin beberapa bulan, 2-3 bulan. Tapi pada tahap kedua, itu hitungannya jam, sehari selesai. Tapi tahap dua. Kapan itu? Januari, Maret tahun depan," kata dia. [hid]

Komentar

x