Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 18:54 WIB

Ini Dampak Kalau Defisit Neraca Dagang Dibiarkan

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 28 Juni 2018 | 04:09 WIB

Berita Terkait

Ini Dampak Kalau Defisit Neraca Dagang Dibiarkan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia pada bulan Mei 2018 defisit sebesar US$1,52 miliar. Bila ditotal dari Januari-Mei 2018, defisit neraca perdagangan mencapai US$2,834 miliar.

Adapun defisit disebabkan oleh nilai ekspor sebesar US$16,12 miliar lebih rendah dari impor yang hanya US$17,64 miliar. Defisit impor migas Mei 2018, tercatat US$1,24 miliar, dan defisit nonmigas US$0,28 miliar.

Defisit ini, tentu saja menjadi masalah serius yang harus segera ditangani tim ekonomi Presiden Joko Widodo. Bila tidak, defisit neraca perdagangan ini akan berdampak kepada mata uang rupiah yang terus tertekan.

"Jika terus berlanjut defisit dagang akan pukul kurs rupiah akibat permintaan valas terutama dolar meningkat untuk kebutuhan impor," kata Ekonom Bhima Yudhistira pada INILAHCOM, Jakarta, Rabu (27/6/2018).

Kemudian, kata dia, problem lain adalah kemungkinan gelombang PHK disektor yang terkena dampak pelemahan ekspor khususnya di komoditas perkebunan dan pertambangan. Di mana ekspor komoditas tersebut, mengalami penurunan.

"Ekspor CPO minus 2,53% dibanding bulan april akibat India naikan bea masuk produk sawit. Disusul karet minus 3,57%. Padahal kedua komoditas tersebut berkontribusi sebesar 16,4% dari total ekspor non migas," kata dia.

Dengan demikian, pemerintah ke depannya harus mencermati dampak lebih lanjut efek perang dagang. Hal ini agar ke depannya ekspor kembali bergairah. [ipe]

Komentar

x