Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 16:06 WIB
 

Penentu Kemandirian Pangan, Jokowi Sanjung Petani

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 29 Juni 2018 | 06:09 WIB
Penentu Kemandirian Pangan, Jokowi Sanjung Petani
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, profesi petani sangat mulia, karena menentukan persediaan pangan di negeri ini.

Ya, Jokowi benar. Kebutuhan pangan itu, tidak bisa tergantikan oleh apapun, di masa kapanpun. "Yang namanya kebutuhan pangan tidak mungkin tergantikan, pangan akan terus menjadi kebutuhan dasar manusia. Artinya, petani akan jadi profesi yang sangat strategis dan sangat mulia," kata Jokowi dalam acara Asian Agriculture dan Food Forum (ASAFF) 2018 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Menurut dia, profesi petani akan turut menentukan masa depan sebuah negara dan menentukan kelangsungan sebuah bangsa. Karena itu, pemerintah menaruh perhatian yang besar pada kehidupan dan kesejahteraan petani.

"Sebab, apabila petani sejahtera, Insya Allah ketenteraman bangsa akan terus terjaga," ujarnya.

Namun, Jokowi sudah sering mengingatkan agar petani tidak jalan sendiri karena tidak cukup petani hanya membuat kelompok kecil tapi perlu ada kelompok besar seperti kelompok tani (Poktan) besar, gabungan kelompok tani (Gapoktan) besar.

"Harus ada korporasi Gapoktan, harus ada korporasi Poktan, harus ada korporasi petani dalam jumlah besar sehingga ada skala ekonomisnya. Kalau swasta besar bisa, saya meyakini petani juga bisa," jelas dia.

Untuk itu, Jokowi menawarkan petani supaya membentuk korporasi agar mereka terorganisir dalam jumlah besar di setiap daerah dan pengelolaannya juga harus profesional.

"Orang (tidak hanya) ngerti urusan produksi, tapi orang harus memberi urusan pemasaran. Karena keuntungan terbesar,sekali lagi, bukan saat kita menanam atau panen. Tapi keuntungan terbesar pasca panen nya," tandasnya. [ipe]

Komentar

x