Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 18:57 WIB

Satgas RAFI 2018: Pertamax Series Naik 15%

Sabtu, 30 Juni 2018 | 10:01 WIB

Berita Terkait

Satgas RAFI 2018: Pertamax Series Naik 15%
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (SATGAS RAFI) 2018 mengakhiri masa tugasnya setelah sukses mengamankan ketersediaan LPG dan BBM hingga H+15.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito menyatakan, berdasarkan laporan akhir Satgas RAFI 2018, total konsumsi produk gasoline meningkat 10%. Terutama pada produk Pertamax Series yang kenaikannya mencapai 15%.

Adapun konsumsi LPG meningkat 4,4% dan Avtur naik 1,6%. Sementara produk gasoil secara keseluruhan turun 11%. "Permintaan terhadap Pertamax Series terus meningkat di hampir semua wilayah tujuan mudik, baik Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta maupun Jawa Timur. Ini tren menggembirakan karena produk unggulan Pertamina ini naik secara konsisten sejak awal arus mudik hingga arus balik," ujar Adiatma dalam rilis kepada media di Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

Catatan Satgas RAFI 2018, lanjut Adiatma, menunjukkan penjualan BBM Kemasan pada layanan tambahan mencapai 2,6 juta liter. Sebanyak 92%, atau 2,4 juta liter didominasi Pertamax.

Menurut Adiatma, saat ini, masyarakat mulai menyadari bahwa untuk menjaga performa kendaraan perlu didukung BBM berkualitas dan ramah lingkungan sesuai dengan spesifikasi kendaraan. BBM berkualitas standar internasional Euro 4 ini akan menjadi BBM masa depan. Bahkan, Pertamina selangkah lebih maju, dengan memproduksi dan memasarkan Pertamax Turbo yang memiliki RON 98, dan merupakan spesifikasi tertinggi yang dijual di SPBU Indonesia.

"Selama masa Satgas, Pertamina menyiagakan 2.692 SPBU di sepanjang Jawa-Madura baik jalur tol maupun arteri untuk memberikan layanan 24 jam kepada pemudik. Puncak penyaluran BBM tertinggi terjadi pada H-1, sementara LPG terjadi pada H-2 serta avtur pada H-7," imbuh Adiatma.

Sepanjang arus mudik dan arus balik, Pertamina juga telah menyiapkan layanan tambahan yakni KiosK Pertamax di 72 titik untuk melayani BBM kemasan terutama pada jalur tol fungsional yang belum tersedia SPBU serta jalur arteri yang menjadi jalur utama mudik.

Selain itu, Pertamina juga menyiapkan Serambi Pertamax sebagai tempat istirahat dan Layanan kesehatan gratis di 13 lokasi, Motoris Kemasan sebanyak 283 unit, Mobil Tangki Dispenser 31 titik serta Kantong BBM untuk Buffer Stock SPBU di 121 titik.

Untuk memudahan pemudik mencari rute terdekat lokasi SPBU serta jalur alternatif agar terhindar dari kepadatan, Pertamina telah meluncuran layanan melalui aplikasi Waze.

Tercatat sebanyak 19,4 juta impressioan pemudik yang mencari SPBU Pertamina melalui layanan ini. Pertamina juga bekerja sama dengan T-Cash, memberikan layanan pembayaran BBM di SPBU tanpa uang tunai di 50 SPBU.

Satgas RAFI 2018, kata Adiatma telah menunjukkan dedikasinya melayani para pemudik siang dan malam. Berbagai inovasi pelayanan terus dilakukan, demi memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi totalitas tim Satgas RAFI 2018 di seluruh Indonesia, yang telah bekerja keras dan tak kenal lelah melayani kebutuhan BBM pemudik, sehingga kebutuhan BBM selama arus mudik maupun arus balik terpenuhi dengan baik. Mereka tetap bekerja saat masyarakat merayakan Idul Fitri 1439 H," ujar Adiatma.

Berbagai layanan yang telah baik ini, menurut Adiatma, akan dipertahankan dan terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. Semuanya untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan, agar loyalitas konsumen Pertamina terus meningkat.

Kelancaran pelaksanaan distribusi BBM dan LPG selama periode Satgas RAFI 2018 tidak terlepas dari dukungan Kepolisian dan instansi lain. "Kami mengucapkan terima kasih kepada aparat kepolisian dan instansi terkait yang telah membantu Pertamina dalam mengoptimalkan layanan Satgas,"pungkasnya. [ipe]

Komentar

x