Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 02:39 WIB

Inilah Pemicu Inflasi Bulan Juni hingga 0,59%

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 2 Juli 2018 | 14:55 WIB

Berita Terkait

Inilah Pemicu Inflasi Bulan Juni hingga 0,59%
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala BPS, Suharyanto mengatakan, inflasi di bulan Juni 2018 sebesar 0,59 %. Angka ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang hanua 0,21 %.

Kecuk sapaan akrab Suharyanto mengatakan kenaikan inflasi ini dikarenakan bulan Juni 2018 lalu bertepatan dengan hari raya idul fitri 1439 H.

Kecuk mengatakan, inflasi Juni 2018 lebih rendah dibandingkan bulan saat lebaran di tahun 2017. Dimana inflasinya mencapai 0,69 %, sedangkan pada 2016 di bulan Juli sebesar 0,69 persen.


"Ini angka yang menggembirakan kami apresiasi kerja keras pemerintah dan BI," kata Kecuk dalam konfrensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Kecuk mengatakan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran.

Yakni, kelompok bahan makanan sebesar 0,88 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,40 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,13 persen; kelompok sandang sebesar 0,36 persen.

"Kemudian, kelompok kesehatan sebesar 0,27 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,07 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 1,50 persen," kata dia.

Sementara inflasi tahun kalender sejak Januari-Juni 2018 sebesar 1,90%, dan inflasi secara year on year (yoy) berada di level 3,12%.

Kemudian, kata dia, komponen inti pada Juni 2018 mengalami inflasi sebesar 0,24 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (JanuariJuni) 2018 mengalami inflasi sebesar 1,37 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juni 2018 terhadap Juni 2017) sebesar 2,72 persen. [hid]

Komentar

x