Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Juli 2018 | 02:38 WIB
 

BPS Sebut Inflasi Lebaran 2018 Juara

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 2 Juli 2018 | 16:45 WIB
BPS Sebut Inflasi Lebaran 2018 Juara
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto, menyebut inflasi Lebaran 2018 merupakan yang terendah ketimbang 2016 dan 2017.

"Ini merupakan angka menggembirakan. Perlu kita apresiasi kerja keras pemerintah-BI untuk mengendalikan harga dengan kebijakan," kata Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (2/7/2018).

Kecuk mengatakan, inflasi Lebaran pada Juni 2018, tercatat 0,59%, atau lebih rendah ketimbang Juli 2016 maupun Juni 2017 yang besarnya masing-masing 0,69%.

Posisi ini juga jauh lebih terkendali ketimbang periode Agustus 2012 sebesar 0,95%; Agustus 2013 sebesar 1,12%; serta Juli 2014 dan Juli 2015 masing-masing 0,93%. "Jadi sejak 2011, ini inflasi lebaran yang terendah," kata Kecuk.

Kecuk mengatakan, inflasi yang terkendali pada Juni 2018 ini, karena harga-harga komoditas pangan seperti telur, cabai merah, beras dan bawang putih, tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Meski demikian, tarif angkutan udara maupun tarif angkutan antar kota mengalami kenaikan dan memicu inflasi pada Lebaran karena tingginya permintaan dari masyarakat. "Secara keseluruhan, inflasi pada periode Juni 2018 dipengaruhi oleh tarif angkutan udara, ikan segar, tarif angkutan antar kota, daging ayam ras dan tarif sewa rumah," ujar Kecuk.

Dari 82 kota Indeks Harga Konsumen, seluruhnya mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Tarakan sebesar 2,71%. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Medan dan Pekanbaru, masing-masing 0,01%.

Dengan inflasi pada Juni 2018 sebesar 0,59%, maka laju inflasi tahun kalender Januari-Juni, tercatat 1,90% dan inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) menjadi 3,12%. Masih di bawah asumsi inflasi nasional dalam APBN 2018 sebesar 3,5%. [ipe]


Komentar

x