Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 05:59 WIB

Inflasi di Kampung Halaman Jokowi Lumayan Tinggi

Senin, 2 Juli 2018 | 19:00 WIB

Berita Terkait

Inflasi di Kampung Halaman Jokowi Lumayan Tinggi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Solo - Laju inflasi di Kota Solo, Jawa Tengah, pasca Lebaran 1439 Hijriah, atau Juni 2018 tercatat 0,85%. Naik ketimbang inflasi Mei yang sebesar 0,04%, seiring kenaikan harga maupun tarif sejumlah sektor.

"Selama Juni kan setengahnya masih Ramadhan, setengahnya lagi sudah pascalebaran, salah satu yang memicu inflasi ini adalah tarif angkutan umum," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta, R Bagus Rahmat Susanto di Solo, Jawa Tengah, Senin (2/7/2018).

Meski mengalami kenaikan jika dibandingkan bulan sebelumnya, inflasi Juni 2018 turun jika dibandingkan periode yang sama 2017. Penurunan tersebut di antaranya dipicu oleh harga telur dan daging ayam yang tidak setinggi menjelang Lebaran 2017.

Ia mengatakan secara umum hampir semua komoditas mengalami kenaikan indeks, di antaranya bahan makanan naik 2,19%, atau memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,44%. Sedangkan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami kenaikan indeks sebesar 1,94%, dan memberikan andil 0,30%. "Sektor sandang naik 1,05 persen dan berkontribusi 0,06 persen terhadap inflasi," kata Bagus.

Dari sisi komponen pengeluaran, dikatakan Bagus, perubahan tertinggi terjadi pada volatile food yang naik 2,19%, atau menyumbang 0,37% terhadap inflasi. Disusul administered price yang naik 1,74%, memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,32%. Sedangkan kelompok inti, naik 0,78% dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,16%.

Dari 363 komoditas yang dipantau pergerakan harganya, 130 di antaranya mengalami perubahan harga. Dari total yang mengalami perubahan harga tersebut, 108 di antaranya mengalami kenaikan harga.

"Di antaranya untuk angkutan udara naik 18,79 persen dengan andil 0,1640, angkutan antarkota naik 20,71 persen dengan andil 0,1308 persen, daging ayam ras naik 7,75 persen atau menyumbang 0,0911 persen, dan cabai rawit naik harga 10,58 persen dengan andil 0,0300 persen terhadap inflasi," kata Bagus.

Di sisi lain, ada sebanyak 22 komoditas yang terpantau mengalami penurunan harga. Beberapa komoditas tersebut, yaitu telur ayam ras turun 6,17% dengan andil deflasi 0,0489%; cabai merah 9,88% dengan andil 0,0283%; dan bawang merah 1,10% dengan andil 0,0050%. [tar]

Komentar

x