Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 00:09 WIB

Teh dan Rempah RI Sukses di World Tea Expo 2018

Senin, 2 Juli 2018 | 19:20 WIB

Berita Terkait

Teh dan Rempah RI Sukses di World Tea Expo 2018
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Produk teh dan rempah-rempah asal Indonesia mencatatkan transaksi senilai US$1,68 juta dalam pameran World Tea Expo 2018 yang diselenggarakan di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), beberapa waktu lalu.

Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Los Angeles, Antonius Budiman mengatakan, dalam pameran tersebut, ITPC menggandeng empat perusahaan teh dalam negeri yang menampilkan berbagai varian teh khas Indonesia.

"Nilai transaksi tersebut tidak hanya berasal dari buyer AS, tetapi juga dari Austria, Jerman, Inggris, Venezuela, dan Spanyol. Selain itu, produk yang terjual tidak hanya teh, tapi juga beberapa jenis rempah-rempah," kata Antonius dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (2/7/2018).

Dalam pameran tersebut, ditampilkan berbagai racikan teh spesial yang sangat digemari kalangan pencinta teh di dunia seperti umami, my humble bee, dan unparalled interlude.
Para produsen telah memiliki sejumlah sertifikasi atau standar seperti sertifikat organik dari United States Department of Agriculture (USDA), Japanese Agricultural Standard (JAS), Canadian Organic Standards (COS), Non-GMO, Halal, serta Organik Indonesia.

"Kita perlu mengedukasi pasar AS mengenai kualitas dan kesiapan produsen teh Indonesia dalam memenuhi permintaan pasar AS," ujar Atase Pertanian Washington DC, Rindayuni Triavini.

Pasar teh di AS, kata Rindayuni, merupakan pasar yang prospektif, dengan nilai importasi produk teh ketiga terbesar di dunia yang mencapai US$467 juta pada 2017. Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-13 sebagai negara asal impor produk teh ke AS, senilai US$7,2 juta.

Varian produk teh yang paling diminati masyarakat AS adalah teh hitam, mencapai 80%. Diikuti teh hijau sebesar 16%, sisanya adalah varian teh oolong, teh putih, serta dark tea.

Sementara, sebanyak 23% dari total populasi AS mengonsumsi teh secara rutin setiap hari. Dengan tingkat pertumbuhan sebesar 5,5%, atau sebesar 2,4 juta orang per tahun. [tar]

Komentar

x