Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 15:12 WIB

Dolar AS dan BBM Effect

Jokowi Disarankan Evaluasi Rini dan Sri Mulyani

Selasa, 3 Juli 2018 | 01:29 WIB

Berita Terkait

Jokowi Disarankan Evaluasi Rini dan Sri Mulyani
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Jaringan Aktivis Reformasi Indoensia 98 (Jari 98), Willy Prakarsa mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Hal ini menyusul kenaikan bahan bakar Pertamax sebesar Rp600 menjadi Rp9.500 per liter. Harga Pertamax Turbo juga naik Rp600 menjadi Rp10.700 per liter.

Sementara harga Pertamina Dex naik Rp 500 menjadi Rp 10.500 per liter, dan Dexlite naik Rp 900 menjadi Rp 9.000 per liter. "Presiden Jokowi harus tegas copot Menteri BUMN," tegas Willy kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/7/2018).

Selain itu, Willy menyarankan Jokowi mencopot Menteri Keuangan Sri Mulyani, lantaran pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. "Kalau tidak, tambah anggota wantimpres yang ahli ekonomi untuk mengawasi kinerja keduanya, menkeu dan menteri BUMN," tuturnya.

Masih kata Willy, kalangan aktivis yang tergabung dalam Jari 98, meminta Presiden Jokowi tidak terlena dalam euforia politik Pilkada 2018. Masalah ekonomi saat ini lebih penting ketimbang politik. Apalagi beban hidup rakyat semakin berat. "Kenaikan BBM dan lemahnya rupiah terhadap dolar AS, perlu disikapi dengan tegas oleh Presiden Jokowi. Sangat layak Jokowi mengevaluasi kedua menteri tersebut," pungkasnya.[tar]

Komentar

x