Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 10:45 WIB
 

Duit BPD Sulsel Rp30 M Ikut Karamnya KM Lestari

Oleh : - | Rabu, 4 Juli 2018 | 00:39 WIB
Duit BPD Sulsel Rp30 M Ikut Karamnya KM Lestari
KM Lestari Maju - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Makassar - Ternyata, KM Lestari Maju yang karam di perairan Selayar tidak hanya menimbulkan korban jiwa. Kendaraan serta uang cash dalam jumlah besar, ikut raib.

Seperti diinfokan, Kapal Motor (KM) Lestari Maju yang mengangkut 139 penumpang, 48 kendaraan itu, tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018), sekitar pukul 14.30 WITA. Dugaan sementara, kapal ini mengalami kebocoran di bagian lambung kiri.

Usut punya usut, kapal yang nahas ini membawa duit cash senilai Rp30 miliar. Dana ini milik Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan, atau Bank Sulsel.

Atas kejadian ini, Kepala Divisi Treasury BPD Sulsel, Irmayanti Sultan menjamin aman. Dia bilang aman lantaran duit tersebut sudah diasuransikan. "Uangnya sudah kami asuransikan dan tentunya itu tidak akan mengganggu kinerja bisnis kami di Bank Sulsel," ujar Irmanyanti di Makassar, Selasa (3/7/2018).

Irmayanti mengatakan, uang yang sedianya dikirim ke Kabupaten Kepulauan Selayar itu, dialokasikan pemerintah daerah untuk membayar gaji pegawai.

Namun kabar mengenai ikut tenggelamnya uang tersebut banyak yang mengkhawatirkan akan mengganggu kinerja perbankan, khususnya di BPD Sulsel.

"Sampai saat ini kami belum mengetahui secara pasti apakah uang itu tenggelam atau tidak. Mobil yang mengangkutnya juga belum kami pastikan apakah mobil boks atau apa karena belum ada info dari staf kami yang ikut mengawal uang itu," kata Irmayanti.

Irmayanti mengaku, informasi mengenai uang Bank Sulsel itu didapat dari pegawai BPD Sulsel Kabupaten Selayar yang yang ikut dalam rombongan pengawalan, namun belum bisa dihubungi.

"Belum ada kontak dengan pegawai kami yang ikut dalam rombongan karena tidak ada akses komunikasi di sana. Kami hanya berkoordinasi dengan pihak BPD di Selayar," ucapnya.

Sebelumnya, pejabat Humas Kepulauan Selayar Patta Tulen mengatakan empat korban meninggal dunia akibat KM Lestari Maju tenggelam di perairan Selayar.

"Hingga saat ini ada empat korban meninggal, dua laki-laki, satu perempuan, dan satu anak-anak. Para korban kini sementara masih dalam proses evakuasi. Sebagian besar penumpang tidak tahu berenang dan tidak kebagian pelampung," kata dia saat dikonfirmasi Antara.

Dia mengatakan semua fasilitas di Kota Benteng, Selayar dikerahkan untuk membantu proses evakuasi korban KM Lestari Maju dengan menempuh jarak sekitar 40 kilomter ke Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, KM Lestari Maju yang mengangkut penumpang 139 orang sesuai jumlah manifes itu, tenggelam di perairan Selayar karena kerusakan mesin.

Kapal itu mengalami masalah sekitar pukul 13.40 Wita, berupa kerusakan mesin di lambung kiri. Akibarnya, air masuk dek lantai bawah.

Dia mengatakan kondisi cuaca yang kurang bersahabat juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan laut itu.

Kapal Motor Lestari Maju yang sudah hampir mencapai Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar sekitar setengah jam kemudian itu nahas di dekat sebuah pulau dan pantai di Desa Bungayya, Kecamatan Bonto Matene, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba, saat ini tim gabungan dari BPBD Sulsel, SAR, Polair, dan Pemda Kabupaten Bulukumba dan Kepulauan Selayar tengah melakukan evakuasi penumpang yang terapung-apung di laut lepas dan sebagian disinyalir tenggelam karena tidak mendapatkan pelampung.

Kapal itu memiliki kapasitas angkut 250 penumpang dan 40 mobil. Data manifes kapal feri itu tercatat 120 penumpang turun di Pelabuhan Bira dan 139 orang penumpang naik kapal menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar. [tar]

Komentar

x