Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 02:36 WIB

Songket Pandai Sikek Tembus Pasar Amerika Serikat

Jumat, 6 Juli 2018 | 18:30 WIB

Berita Terkait

Songket Pandai Sikek Tembus Pasar Amerika Serikat
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Batusangkar - Tenun tradisional atau songket Pandai Sikek khas Nagari Pandai Sikek Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), berhasil masuk pasar sejumlah negara besar. Luar biaso.

Salah seorang pengusaha Songket, Erma Yulnita di Pandai Sikek, Jumat(6/7/2018), mengatakan, selain melayani penjualan di toko, ia juga melayani permintaan dari luar negeri, seperti Amerika Serikat (AS), Australia dan Jepang. "Walaupun tidak serutin pengiriman di dalam negeri, setidaknya terdapat beberapa konsumen dari luar negeri yang memesan Songket Pandai Sikek ini," kata Erma.

Erma menyebutkan, selain dikirim langsung ke pembeli di beberapa negara tersebut, pada waktu-waktu tertentu wisatawan mancanegara juga sering berbelanja langsung ke tempatnya.

Menurut dia, kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah Sumbar, terutama ke daerah Pandai Sikek untuk berbelanja buah tangan berupa songket maupun sulaman terjadi pada waktu-waktu tertentu.

Wisatawan tersebut biasanya berasal dari Amerika, Australia, beberapa negara di Eropa, serta Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura. "Ada waktu-waktu tertentu untuk kunjungan dari mancanegara, seperti pada Mei dan Juni serta September hingga Desember," ujar Erma.

Ia menyebutkan, ketertarikan wisatawan untuk membeli songket lantaran Songket Pandai Sikek memiliki motif-motif unik yang sudah ada sejak lama dan diproduksi secara manual mengunakan alat tenun.

Sebelumnya, Istri Wakil Presiden, Mufidah Jusuf Kalla saat meresmikan Sentra Industri Tenun di daerah Lintau Tanah Datar, menyebutkan, keberadaan tenun di seluruh Indonesia memiliki potensi luar biasa, salah satunya adalah Sumbar.

Beberapa songket yang ada di Sumbar memiliki bentuk yang indah, mulai dari warna hingga motif yang digunakan dan bahkan sudah dikenal hingga ke luar negeri dan sangat diminati oleh wisatawan sebagai buah tangan. "Saya memperhatikan Indonesia punya potensi tenun luar biasa," katanya. [tar]

Komentar

x