Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 01:46 WIB

KLHK: Ayo Dukung Konservasi Alam Melalui Ekowisata

Sabtu, 7 Juli 2018 | 13:21 WIB

Berita Terkait

KLHK: Ayo Dukung Konservasi Alam Melalui Ekowisata
(Foto: KementerianLHK)

INILAHCOM, Yogyakarta - Trend pariwisata saat ini tidak lagi hanya tertuju pada wisata umum (mass-produced holiday), perlahan tapi pasti beralih pada wisata alam/ekowisata (adventure holiday). Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang edukasi kepada wisatawan, tentang pentingnya perlindungan dan penghargaan terhadap alam, serta budaya Indonesia.

Oleh karena itulah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menyelenggarakan Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam (FTN TWA) setiap tahunnya, untuk mempromosikan TN dan TWA sebagai lokasi wisata alam yang tidak kalah menarik dengan lokasi wisata pada umumnya, sekaligus mengajak wisatawan turut menjaga kawasan konservasi.

"Wisata alam adalah wisata minat khusus, wisata tidak merusak alam. Melalui FTN TWA ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal TN dan TWA di Indonesia, dan tertarik untuk memanfaatkannya sebagai sarana wisata yang penuh nilai-nilai positif, sekaligus berperan serta dalam melestarikan, dan menjaganya dengan aktifitas-aktifitas konservasi pada saat berwisata," tutur Wiratno, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, saat pembukaan FTN TWA di Yogyakarta, Jumat (6/7/2018).

KLHK juga meluncurkan produk layanan wisata alam di kawasan konservasi, yaitu aplikasi android "Wisata Alam Indonesia", jingle "Ayo Ke Taman Nasional" serta aplikasi tiket elektronik wisata konservasi. "Informasi Taman Nasional seluruh Indonesia ada di ujung jari, karena sudah ada aplikasi Wisata Alam Indonesia yang bisa diakses melalui gawai," lanjut Wiratno dengan bangga.

Sementara itu, mewakili Gubernur DI Yogyakarta, Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi DI Yogyakarta, Tri Mulyono, menyambut baik penyelenggaran FTN TWA ini. Disampaikannya bahwa, pengelolaan sumber daya alam yang baik, akan mendukung kesinambungan pembangunan saat ini dan yang akan datang.

"Keberlanjutan menjadi sangat penting, dan mengacu kepada aturan konservasi sumber daya alam. FTN TWA sangat strategis dalam mempromosikan kekayaan sumber daya alam Indonesia kepada masyarakat dan pelaku usaha, serta menjadi sarana untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam, dalam rangka mensejahterakan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan hutan," jelas Tri.

Bertempat di Pelataran Siwa Mandala Candi Prambanan Yogyakarta, FTN TWA Indonesia Tahun 2018, berlangsung 6 hingga 8 Juli 2018. Festival ini diikuti 35 Taman Nasional dan 12 Balai Besar/Balai Konservasi Sumber Daya Alam di seluruh Indonesia, Dinas Pariwisata, Pemegang Ijin Usaha Sarana Wisata Alam, LSM pemerhati Hutan dan Lingkungan, biro perjalanan wisata, serta komunitas peduli lingkungan. [*]

Komentar

x