Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Juli 2018 | 16:22 WIB
 

Perang Dagang AS, Mendag Enggar Melobi Lewat Surat

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 10 Juli 2018 | 10:30 WIB
Perang Dagang AS, Mendag Enggar Melobi Lewat Surat
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat berniat mengevaluasi generalized system of preference (GSP), atau fasilitas keringangan bea masuk yang diberikan kepada 124 produk asal Indonesia.

Langkah ini AS sama halnya dengan menabuh genderang perang dagang dengan Indonesia. Namun, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menepisnya. Bahwa, tidak ada perang dagang antara Indonesia dan AS. "Siapa yang mau berantem? Engak ada perang (dagang, red). Aman sentosa, gemah ripah loh jinawi," kata Enggar di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/7/2018) malam.

Saat ditanya kesiapan menghadapi rencana tersebut, Enggar masih memberikan jawaban senada. "Jangan dipaksa-paksa, nanti kami siap. enggak ada. Gak ada perang dagang," ujar Enggar.

Politisi Nasdem ini mengatakan, pemerintah sudah melakukan beberapa langkah. Salah satunya dengan melobi pemerintah AS melalui surat. "(Lobi-lobi) Dalam pembicaraan. Kami masih dalam proses surat menyurat," kata dia.

Selain itu, kata Enggar, pemerintah RI sudah menggaet pemerintah China. "Kami sudah gaet, ya pada waktu PM (China) datang kan sudah ada pembicaraan sama presiden langsung," kata dia.

Enggar sebelumnya menegaskan, pemerintah akan bersikap apabila AS menekan Indonsia. Bahkan, kata dia, Indonesia siap melawan. "Tetapi kalau kita dapat tekanan, maka hal itu bisa kita lakukan. Sama halnya dengan Amerika dan China, tapi itu akan berdampak di seluruh dunia," kata Enggar.

Dia mengingatkan, Indonesia pernah menyatakan akan menyetop impor ikan salmon dari Norwegia, ketika parlemen negara itu memerintahkan agar anggaran negara tidak digunakan untuk membeli sawit asal Indonesia. Pada akhirnya, Norwegia tidak memblokir sawit. "Kalau kita dapat tekanan per sektor, seperti halnya sawit, saya bilang saya akan lakukan retaliasi, yaitu saya juga bisa menghentikan (impor)," kata Enggar. [ipe]


Komentar

x