Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:53 WIB

Sepekan Harga Telur Meroket, Mentan Baru Gelar OP

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Kamis, 19 Juli 2018 | 12:35 WIB

Berita Terkait

Sepekan Harga Telur Meroket, Mentan Baru Gelar OP
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Dalam seminggu terakhir, harga telur ayam mengalami lonjakan lumayan tinggi di pasaran. Hal ini kemudian membuat pedagang, konsumen, dan bahkan pemerintah meradang.

Terhitung sejak Jumat pekan lalu, harga telur ayam di pasar sudah mengalami kenaikan. Di sejumlah pasar di Jakarta, harga rata-rata telur ayam tembus hingga Rp29.000 per kilogram. Bahkan, ada yang menjual hingga harga Rp32.000 per kg di tingkat eceran.

Maka dari itu untuk menetralisir harga telur yang terbilang mahal ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan Operasi Pasar (OP) Telur Ayam Murah seharga Rp19.500 per kg.

Amran melepas sekitar 160 ton telur dari para peternak lokal dari daerah Jawa Timur, Tengah, Barat dan Banten, melalui 100 mobil pick up di Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2018) yang akan di distribusikan ke 43 pasar di wilayah DKI Jakarta dan Bekasi.

Amran berharap dari OP ini harga telur ayam dapat segera turun.

"Kita kirim 100 mobil ke sejumlah Jabodetabek, ini bukan simbolis ini akan terus kita lakukan harga telur terus turun, agar konsumen, penjual dan peternak senyum," kata Amran di lokasi.

Operasi pasar yang dilakukan juga bukan hanya terkait dengan harga telur, melainkan untuk menekan harga komoditas pangan yang masih tinggi.

Amran menambahkan, salah satu penyebab tingginya harga telur adalah masalah rantai pasok karena harga telur di produsen masih normal, namun ketika sudah sampai di warung meroket.

"Masalah pangan ini banyak sekali, ada rantai pasok, perubahan iklim, supply chain yang begitu panjang, ini bukan persoalan yang mudah," katanya. [jin]

Komentar

x