Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:22 WIB

Rupiah Anjlok Parah, Darmin Bilang Masih Oke

Oleh : - | Sabtu, 21 Juli 2018 | 08:09 WIB
Rupiah Anjlok Parah, Darmin Bilang Masih Oke
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution memastikan, nilai tukar rupiah terhadap US$, saat ini, masih menyesuaikan diri dengan perkembangan global terkini.

"Segala sesuatu itu masih bisa naik dulu atau turun lagi, itu masih bergerak begitu," kata Darmin kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Darmin menilai, pergerakan rupiah saat ini, belum menuju titik keseimbangan baru, karena seluruh mata uang dunia sedang bergerak menanggapi membaiknya data perekonomian di AS.

"Jadi jangan terlalu dianggap itu sudah keseimbangan baru. Mereka melangkah karena ada hubungannya dengan ucapan Gubernur The Fed," ujar Darmin.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat sore (20/7/2018), ditutup melemah sebesar 53 poin menjadi Rp14.495 dibandingkan posisi penutupan sebelumnya Rp14.442 per US$.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengatakan faktor global lebih banyak berpengaruh pada pelemahan rupiah terhadap US$ tersebut. "Memang indeks dari nilai dolar AS (USD index) menguat banyak," katanya.

Kurs US$ menguat terhadap mata uang utama negara lain pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data ekonomi yang keluar dari Negeri Paman Sam itu secara umum positif.

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis (19/7/2018) dikutip kantor berita Xinhua China menunjukkan adanya klaim pengangguran mingguan AS yang turun ke tingkat terendah sejak 1969.

Mata uang dolar juga didukung oleh pernyataan terbaru dari Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell yang mengatakan bahwa ekonomi AS berada di titik puncak "beberapa tahun", di mana pasar kerja tetap kuat dan inflasi tetap di sekitar target The Fed sebesar 2,0%. [tar]

Komentar

x