Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 17:28 WIB

Tahun Depan, Kebutuhan LNG di China Membengkak

Oleh : - | Minggu, 22 Juli 2018 | 14:00 WIB
Tahun Depan, Kebutuhan LNG di China Membengkak
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Beijing - Tahun depan, China diprediksi menjadi importir terbesar gas alam cair (LNG). Seiring naiknya konsumsi energi di negara berpenduduk terbesar di dunia itu.

IEA Market Report Series: 2018, memperkirakan, konsumsi LNG China akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Bahkan, laporan yang dirilis Badan Energi Internasional (IEA) bersama Shanghai Petroleum dan Natural Gas Exchange itu, menyebutkan, pada 2023 impor LNG China akan mencapai 171 miliar meter kubik.

China dan India, tergolong negara dengan peningkatan konsumsi LNG yang sangat pesat. Saat ini, China berada di peringkat kedua setelah mengambil alih posisi Korea Selatan, sebagai negara importir LNG. Demikian laporan IEA yang dikutip People`s Daily, Sabtu (21/7/2018).

Mantan Deputi Direktur Badan Energi Nasional China (NEA), Zhang Yuqing mengatakan, kebijakan pemerintahan China sudah jelas, akan menggunakan LNG sebagai bahan baku utama energi.

"Struktur energi harus segera diakselerasikan dengan sistem energi yang bersih dan rendah karbon. China berencana menggunakan LNG hingga 10 persen dari total konsumsi pada 2020," katanya.

Menurut dia, saat kebutuhan energi meningkat, fokus utama China akan menjaga stabilitas sumber daya gas dan harga selain juga menjaga daya saing bahan bakar alternatif.

Tingginya permintaan LNG China tersebut, membuka peluang bagi eksportir dari Indonesia. Lantaran, China merupakan 10 negara utama tujuan ekspor migas Indonesia. [tar]

Komentar

x