Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 04:22 WIB

Tahun Depan, Swasta Kelola Jembatan Timbang

Selasa, 24 Juli 2018 | 12:00 WIB

Berita Terkait

Tahun Depan, Swasta Kelola Jembatan Timbang
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal menawarkan pengoperasian jembatan timbang kepada swasta.

"Saya melakukan kerja sama dengan PUPR, PUPR nitip sama saya, jadi ini komitmen Pak Menhub dan PUPR untuk melaksanakan agar overdimensi overload ini teratasi. Karena, kerugian negara akibat itu. Tahun depan, kami akan privatisasi jembatan timbang," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi di Jakarta, Senin (23/7/2018).

Menurut Budi, keterlibatan swasta diharapkan penerapan jembatan timbang semakin disiplin dan bersih dari praktik pungli. Saat ini, perbaikan terus dilakukan begitupun transformasi jembatan timbang, mulai 2014 di mana jembatan timbang masih dikelola pemda. "Kalau ada pelanggaran diberi denda dan akhirnya masuk ke pendapatan asli daerah, kalau sekarang sudah enggak ada," kata Budi.

Dengan adanya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) oleh pemda, menurut dia, justru melahirkan praktik pungli. Mulai 2017, tujuh jembatan timbang dioperasikan kembali. Tahun ini bertambah 11 dan hingga September menjadi 43 jembatan timbang. Tahun depan bakal dilakukan lelang untuk menjaring swasta. "Lelangnya tahun depan tapi paling November Desember sudah lelang," katanya.

Terkait skema kerja sama dan potensi keuntungan bagi swasta, Budi menjelaskan, kerja sama tersebut dengan Kementerian PUPR dengan skema availability payment, kemenhub berfokus pada penyidikan jika ada pelanggaran.

Lebih lanjut, kata dia, dengan adanya pengawasan yang ketat dari jembatan timbang tentu akan menghemat anggaran perbaikan jalan raya yang saat ini mencapai Rp43,45 triliun.

"Itu swasta `kan kontrak bisa 15 atau 20 tahun mereka akan memelihara jalan tersebut nilai kontraknya katanya Rp10 miliar. Kalau jembatan timbang bekerja secara maksimal, enggak akan digunakan semuanya untuk perbaikan jalan, mungkin kalau sudah bagus, dapatnya dari situ," katanya.

Saat ini jembatan timbang yang baru akan dikerjasamakan dengan swasta, yaitu Palembang dan Riau. [tar]

Komentar

x