Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 November 2018 | 12:00 WIB

Inilah Penentu Harga Transfer Kuota DMO Batubara

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 24 Juli 2018 | 15:11 WIB

Berita Terkait

Inilah Penentu Harga Transfer Kuota DMO Batubara
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuat skema transfer kuota batu bara untuk pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negeri (domestic market obligation/DMO), khususnya untuk pembangkit listrik.

Namun, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono menyebutkan pihaknya tidak akan ikut campur dalam menentukan harga transfer kuota batubara.

Harga transfer kuota batu bara, kata dia, melalui mekanisme bussines to bussines (b to b). Pihaknya menyerahkan semua kepada pengusaha batu bara.

"Kami enggak mau terlibat. Biar b to b aja. kalau kami atur entar kita salah lagi, nanti dibilang gak fleksibel. Biar mereka yang nentuin biar fleksibel," kata Bambang pada awak media, Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Bambang mengatakan, hal tersebut dilakukan supaya para pengusaha batu bara punya keleluasaan dalam memenuhi target DMO sebesar 25 % dari produksinya.

Pihaknya, kata dia, hanya mengatur skema transfer kuota saja. "Sejauh ini itu dulu. Pokoknya, akhir tahun kalau tidak sampai target ya akan kena sanksi," ujar Bambang.

Adapun pemerintah pada 19 April 2018 lalu menetapkan kebijakan transfer kuota. Transfer kuota ini merupakan mekanisme pemindahan kuota batubara dengan kalori yang bisa diserap oleh PLN.

Bila ada satu perusahaan yang memasok batu bara ke PLN melebihi kuota 25 persen maka jumlah tersebut bisa ditransferkan kepada perusahaan yang belum bisa mencapai target tersebut.

Nah, perusahaan yang tidak bisa memenuhi aturan DMO 25 persen maka akan dikurangi jatah ekspor nya pada RKAB 2019 mendatang. [hid]

Komentar

x