Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:54 WIB

Darmin Sebut Ekonomi Syariah RI Bakal Rajai Dunia

Oleh : M Fadil Djaelani | Rabu, 25 Juli 2018 | 13:15 WIB

Berita Terkait

Darmin Sebut Ekonomi Syariah RI Bakal Rajai Dunia
Menko Perekonomian Darmin - (Foto: inilahcom/Fadil Dj)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin optimistis bahwa perkembangan ekonomi syariah di tanah air, makin berkembang. Campur tangan pemerintah dilakukan agar sektor ini bisa merajai dunia.

Keyakinan Darmin dilandasi satu hal bahwa Indonesia punya odal kuat untuk menjadi dominan di sektor ekonomi syariah. Yakni, Indonesia memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. "Indonesia tentu saja dengan sendirinya punya potensi besar untuk menjadi pemain kunci dalam pengembangan ekonomi syariah secara global," kata Darmin saat acara High Level Discussion Indonesia: Pusat Ekonomi Islam Dunia di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Besarnya potensi Indonesia sebagai pemain kunci ekonomi syariah secara global juga ditunjukkan pada berbagai kegiatan di sektor riil dan industri syariahnya. Menurut mantan Dirjen Pajak ini pengeluaran masyarakat Indonesia sudah menyumbang 12% pengeluaran global.

"Kita ini pangsa penduduk muslim dunia, dari sisi pengeluaran secara global itu kira-kira mencapai 12% dari pengeluaran global pada 2016. Pangsa itu diproyeksikan akan naik dari US$2,1 triliun pada 2016 menjadi US$3 triliun pada 2022," terang Darmin.

Darmin menambahkan, industri makanan serta minuman halal juga turut memperbesar potensi ekonomi syariah. Konsumsi dan nilai transaksi makanan halal global pada 2016 mencapai US$1,2 triliun atau 17% dari pengeluaran konsumsi makanan secara global.

Industri pariwisata halal juga turut menggambarkan berapa besar potensi pasar ekonomi syariah Indonesia di kancah global. Secara konsumsi, Indonesia menempati peringkat keempat wisata halal dunia dengan tingkat konsumsi mencapai kurang lebih US$9,7 miliar.

"Maka dari itu, mengingat besarnya pangsa pasar ekonomi riil syariah sudah sepatutnya kita mengembangkan, membangun sinergi sehingga mampu meningkatkan peran pada sekttor-sektor ekonomi riil syariah secara global," sambung Darmin.

Sinergi dari sektor keuangan dan riil dinilai Darmin mampu membuat Indonesia dengan mudah menjadi pihak yang dominal dalam ekonomi syariah secara global.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Bambang Brodjonegoro meminta lembaga keuangan syariah diminta untuk mengoptimalkan pembiayaan syariah ke sektor riil yang sejauh ini bertumbuh positif.

"Jadi, industri keuangan syariah tidak bisa berjalan sendiri, maka harus disertai sektor riil yang berkembang sangat pesat. Keuangan syariah harus terafiliasi dengan sektor riil," kata Bambang.

Bambang menyebut, industri keuangan syariah di Indonesia masih jalan di tempat, padahal jumlah penduduk muslim merupakan yang terbesar di dunia. "Yang menjadi perhatian kami saat ini, punduduk muslim kita terbesar di dunia, tetapi keuangan syariah-nya seolah-olah jalan di tempat," katanya.

Dia mengatakan, lambannya kinerja keuangan syariah tercermin dari total aset perbankan yang hanya 5% dari total aset perbankan konvensional, sementara Malaysia mencapai 20%. "Sekarang, ini yang menjadi konsentrasi berat kami terhadap keuangan syariah. Apa ada yang salah dengan industri keuangan syariah?" kata Bambang.

Berdasarkan analisa dari Bappenas, kata Bambang, keuangan konvensional lebih aktif menyalurkan pembiayaan ke sektor riil. "Jadi, industri keuangan syariah tidak bisa berjalan sendiri, maka harus disertai sektor riil yang berkembang sangat pesat," kata mantan menteri keuangan Kabinet Kerja Djilid I ini. [ipe]

Komentar

x