Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 Agustus 2018 | 09:18 WIB

Ini Cara Menperin Perluas Pemanfaatan B20

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 30 Juli 2018 | 14:27 WIB
Ini Cara Menperin Perluas Pemanfaatan B20
Menteri Perindustrian, Airlangga Hatarto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perindustrian, Airlangga Hatarto mengatakan pencampuran minyak sawit dengan solar sebesar 20% (B20) akan diperluas dari Public Service Obligation (PSO) ke non PSO.

Menurut Airlangga, perluasan ini dilakukan melalui revisi peraturan presiden Nomor 61 tahun 2015. Perluasan ini akan diberlakukan di bulan Agustus 2018 ini.

"Perpres sedang disiapin, mudah-mudahan Agustus sudah bisa (diterapkan)," kata Airlangga di kantor Kementerian Koodinator Perekonomian, Senin (30/7/2018).

Dengan adanya revisi ini, Politikus Partai Golkar ini meminta, aturan ini harus diterapkan. Menurut dia, dengan diperluasnya kewajiban ini akan ada penambahan permintaan biodiesel sebesar 3,2 juta ton per tahun. "Semua non PSO juga kena diterapkan B20, ini kan hasil ratas kemarin," ujar dia.

Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan Perpres ini akan dilaunching oleh Gaikindo. "Gaikindo akan launching tanggal 2 Agustus di Pameran GIIAS," kata dia.

Saat ini Pemerintah tengah menggenjot penggunaan minyak sawit dalam negeri. Presiden Joko Widodo berencana mewajibkan pennggunaan solar dengan campuran bahan bakar nabati (biodiesel). Aturan ini ada dalam revisi Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2015 Tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Dengan revisi itu, penggunaan solar dengan campuran biodiesel 20 persen akan diberlakukan bagi semua kendaraan, tak hanya angkutan umum atau Public Service Obligation (PSO).

Selain meningkatkan permintaan sawit, langkah ini dilakukan untuk mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dan menggantikan dengan biodioesel yang dihasilkan dalam negeri. Apalagi kebijakan ini akan memiliki efek berganda yang positif bagi 17 juta petani sawit ke depannya. [hid]

Komentar

x