Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:56 WIB

Petani Sawit Bikin Jambore Ingin Disambangi Jokowi

Jumat, 3 Agustus 2018 | 16:50 WIB

Berita Terkait

Petani Sawit Bikin Jambore Ingin Disambangi Jokowi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Medan - Petani sawit yang tergabung dalam Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) mengisiasi Jambore Sawit Berkelanjutan di kota Parapat, Simalungun, November 2018. Mereka ingin acara ini dihadiri Presiden Joko Widodo.

"SAMADE inikan sejatinya adalah asosiasi milik dan untuk petani sawit. Nah, jambore ini nanti kami gelar tidak hanya untuk petani sawit swadaya yang menjadi anggota SAMADE, melainkan juga para petani sawit swadaya yang menjadi anggota Apkasindo (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia), petani sawit plasma atau hasil pembinaan perusahaan sawit, dan para petani sawit yang tergabung dalam berbagai organisasi petani sawit lainnya," kata Ketua Umum DDP Asosiasi SAMADE, Tolen Ketaren kepada wartawan di Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/8/2018).

Tolen yang didampingi Sekjen DPP SAMADE Rio Suwondo, Ketua Panitia Jambore Petani Sawit Berkelanjutan Muchtar Sinaga, Sekretaris Anthony Sembiring, Bendahara Teguh Kurniawan, dan belasan petani sawit, mengatakan, jambore ini bisa menjadi ajang wisata sekaligus silaturahmi antar petani sawit se-Indonesia. "Karena itu, tidak ada ekslusivitas organisasi petani sawit dalam acara ini," kata Tolen.

Sementara Muchtar mengatakan, stakeholder sawit berkelanjutan pun turut diikutkan dalam acara ini, seperti perusahaan-perusahaan sawit, pemerintah daerah setempat, serta pemerintah pusat. "Kami berniat mengundang Bapak Presiden Joko Widodo beserta para menteri terkait untuk menghadiri dan meresmikan kegiatan ini. Begitu pula Gubernur Sumatera Utara terpilih, Bapak Edy Ramayadi, kami harap juga bisa hadir," tegas Muchtar.

Muchtar menegaskan, jambore ini juga bagian dari eksistensi keberadaan petani sawit di Indonesia kepada seluruh pihak di dalam dan luar negeri, termasuk yang berniat jahat terhadap sawit Indonesia dengan cara melakukan kampanye hitam dan boikot sawit Indonesia.

"Jambore ini sekaligus juga sebagai upaya menunjukan ke dunia luar, ini loh, kami, para petani sawit Indonesia. Jika kalian yang melakukan black campaign dan boikot terus-menerus terhadap sawit Indonesia, maka kalian sesungguhnya sedang melakukan upaya menghabisi petani sawit Indonesia," papar Muchtar. [tar]

Komentar

x