Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:22 WIB

Bos Bappenas Ajak Investor Rusia Tanam Modal di RI

Oleh : - | Sabtu, 4 Agustus 2018 | 14:48 WIB
Bos Bappenas Ajak Investor Rusia Tanam Modal di RI
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Prof Bambang PS Brodjonegoro - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Prof Bambang PS Brodjonegoro mengajak sejumlah pemilik modal di Rusia untuk berinvestasi di Indonesia.

Ajakan ini disampikan Bambang saat menjadi pembicara kunci dalam Forum Bisnis Indonesia-Rusia yang diselengarakan Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow di World Trade Center (WTC) Moskow, Rusia, Kamis (2/8/2018).

Dalam rilis kepada media, Sabtu (4/8/2018), sejumlah kepala daerah di Indonesia hadir. Semisal, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Kata Bambang, sektor pariwisata dan infrastruktur, menjadi kunci dalam menjalin kerja sama antara Indonesia dengan Rusia. "Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Rusia diharapkan bisa meningkatkan ekspor dan impor. Untuk menghadapi tantangan perekonomian dunia saat ini akibat kenaikan suku bunga The Fed," ujar Bambang.

Bambang menambahkan, saat ini, investasi Rusia di Indonesia, sebanyak 90% adalah sektor tersier, yakni perhotelan, restauran, perdagangan, dan lain-lain. Di mana, sebagian besar investasi berderet di Bali dan Nusa Tenggara.

Melalui forum ini, diharapkan bisa menjadi jembatan informasi terkait masih besarnya peluang investasi di Indonesia. Apalagi, pemerintah terus mengembangkan varian investasi baru berupa Kawasan Ekonomi Khusus, Pelabuhan, hingga pengembangan 10 'Bali' Baru.

Sebelumnya, Bambang yang didampingi Leonard Tampubolon, Deputi bidang Ekonomi Kementerian PPN; Prasetyo Aribowo, Kepala Dinas Penanaman Modal Pemerintah Provinsi Jawa Tengah; Herry Sudrajat, Kepala Perwakilan Konsulat Jendral RI di Istanbul; Rizky Novihamzah, Head of Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) di Abu Dhabi, UAE juga menjadi Keynote Speech bertemakan "Investment Opportunities in Indonesia" dalam acara Forum Promosi Investasi Indonesia - Istanbul di Istanbul, Turki, Selasa (31/7/2018). Acara ini diinisiasi Konsulat Jenderal RI di Istanbul. Turut hadir dalam acara ini Kepala Konsulat Jenderal RI untuk Istanbul, Turki, HE Herry Sudradjat.

Dalam acara ini, Bambang mengajak para investor Turki untuk berinvestasi di Indonesia. Mengingat, keberhasilan Turki dalam mengelola investasi melalui skema PPP (Public-Private Partnership). Diantaranya, pembangunan bandara terbesar di dunia yakni Istanbul New Airport yang memiliki 6 runway dan daya tampung 500 pesawat.

Selain itu, Turki diharapkan menjadi mitra strategis Indonesia yang memiliki misi menjadi pusat ekonomi Islam dunia, termasuk didalamnya peran ekonomi Islam dalam pembangunan infrastruktur.

Di Turki, Bambang menyempatkan diri mengunjungi Jembatan Yavuz Sultan Selim di Selat Bhosporus dan melakukan diskusi dengan Direktur Investasi Infrastruktur IC Holding, Murat Sogancioglu sebagai pemegang konsesi dari jembatan tersebut.

Jembatan ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Turki dengan swasta dalam upaya membangun infrastruktur, melalui dana non-anggaran pemerintah. Turki merupakan salah satu negara yang piawai dalam mengimplementasikan skema Public-Private Partnership (PPP) di berbagai sektor infrastruktur. Mulai dari pembangunan jembatan, tol, hingga bandar udara.

Saat ini, pemerintah Indonesia berupaya mengembangkan skema Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA), sebagai upaya membangun infrastruktur tanpa harus mengandalkan anggaran negara. "Melalui kunjungan ke Turki, diharapkan Investor Turki dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Indonesia dalam pembangunan infrastruktur di dalam negeri melalui skema PPP dan PINA," ujar Bambang. [tar]

Komentar

x